Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Politik

Siap-siap! Siswa Madrasah di Bulukumba Bakal Terlibat Langsung Awasi Demokrasi

badge-check

					Penandatanganan MoU tentang Pendidikan Politik Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif di lingkungan Madrasah Aliyah di Bulukumba. (Foto: Ist) Perbesar

Penandatanganan MoU tentang Pendidikan Politik Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif di lingkungan Madrasah Aliyah di Bulukumba. (Foto: Ist)

BERITA.NEWS, Bulukumba — Langkah strategis dan terbilang berani dilakukan Kabupaten Bulukumba. Bawaslu dan Kemenag Bulukumba resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) tentang Pendidikan Politik Demokrasi dan Pengawasan Partisipatif di lingkungan Madrasah Aliyah, Kamis (19/2/2026).

Penandatanganan yang berlangsung di Kantor Bawaslu Bulukumba itu dihadiri langsung Ketua Bawaslu Bulukumba, Bakri Abubakar, bersama jajaran komisioner dan sekretariat. Sementara dari pihak Kemenag, hadir Kepala Kantor Kemenag Bulukumba, Dr. H. Abdul Rafik.

Kerja sama ini disebut-sebut sebagai langkah konkret membangun kesadaran demokrasi sejak dini, khususnya bagi pemilih pemula di lingkungan Madrasah Aliyah.

“Kerja sama ini difokuskan pada penguatan pendidikan politik dan pengawasan partisipatif bagi pemilih pemula, khususnya peserta didik Madrasah Aliyah di bawah lingkup Kemenag Kabupaten Bulukumba,” tegas Bakri Abubakar.

Menurut Bakri, Bawaslu memiliki peran strategis dalam pendidikan politik dan pengawasan partisipatif, sementara Kemenag memiliki kewenangan pembinaan satuan pendidikan di wilayahnya. Kolaborasi ini dinilai menjadi kombinasi kuat untuk membentuk generasi muda yang sadar demokrasi.

Tak hanya sekadar seremonial, MoU ini mencakup berbagai program konkret. Mulai dari penyelenggaraan pendidikan politik dan kepemiluan di Madrasah Aliyah, pendampingan teknis dan substansi dalam pelaksanaan pemilihan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) yang demokratis, transparan dan berintegritas, hingga pelibatan penyuluh agama sebagai agen sosialisasi pengawasan partisipatif.

Program “Bawaslu Mengajar”, seminar, diskusi, hingga kelas edukasi juga akan digelar secara berkala.

Kepala Kantor Kemenag Bulukumba, Dr. H. Abdul Rafik, menyambut baik kerja sama tersebut dan menaruh harapan besar terhadap dampaknya bagi generasi muda.

“Kami berharap MoU ini benar-benar memperkuat demokrasi, khususnya bagi pemilih pemula di bawah koordinasi Kementerian Agama Bulukumba. Pendidikan politik harus dibangun dengan nilai integritas dan etika,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa madrasah bukan hanya tempat pembelajaran akademik dan keagamaan, tetapi juga ruang pembentukan karakter kebangsaan.

“Anak-anak madrasah harus menjadi contoh dalam praktik demokrasi yang sehat. OSIM bisa menjadi laboratorium demokrasi bagi mereka,” tambah Abdul Rafik.

Melalui kolaborasi ini, Bawaslu dan Kemenag Bulukumba berharap lahir generasi muda yang tak hanya memahami teori demokrasi, tetapi juga berani terlibat aktif dalam pengawasan partisipatif demi terwujudnya Pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas.

Kini publik menanti, sejauh mana langkah besar ini mampu membentuk pemilih pemula yang kritis dan berintegritas di Bulukumba. Satu hal yang pasti, demokrasi mulai digembleng dari bangku madrasah.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Baru Bebas dari Penjara, Nasib Kursi DPRD Kamrianto Menggantung! Ini Kata BK

18 Maret 2026 - 20:02 WITA

kamrianto

Diam-Diam Sambangi Warga, Patudangi Azis Salurkan Sembako di 5 Titik Strategis Bulukumba–Sinjai

15 Maret 2026 - 20:50 WITA

sembako

Data Pemilih Dicek Satu per Satu! Bawaslu Bulukumba Terjunkan 5 Tim ke Lapangan

12 Maret 2026 - 23:00 WITA

data pemilih

Ricuh Muktamar PPP! Ketua DPC Simeulue Buka Suara, Tetap Kompak Dukung H. Mardiono

29 September 2025 - 08:21 WITA

Muktamar

Kerugian Sementara Akibat Kebakaran Gedung DPRD Makassar Ditaksir Capai Rp253 Miliar

30 Agustus 2025 - 11:27 WITA

Trending di Politik