Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Wali Kota Makassar Instruksikan Camat, Lurah Siaga Cuaca Ekstrem

badge-check

					Wali Kota Makassar Instruksikan Camat, Lurah Siaga Cuaca Ekstrem Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Hujan deras yang mengguyur Kota Makassar menyebabkan sejumlah ruas jalan kembali tergenang air. Jumat (5/12/2025).

Menyikapi kondisi tersebut, Wali Kota Makassar menginstruksikan jajarannya hingga di tingkat Camat dan Lurah agar siaga menghadapi cuaca ekstrem tersebut.

Pemerintah Kota Makassar, melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) telah bergerak cepat menerjunkan tim drainase untuk melakukan penanganan darurat di dua titik rawan genangan.

Penanganan dilakukan di JL. Urip, sepanjang kantor Gubernur Sulsel, serta depan kampus UMI. Hal sama juga dilakukan tim drainase di JL. AP Pettarani depan Kampus UNM.

Dua lokasi yang kerap menjadi langganan genangan saat hujan intens. DPU Makassar mengerahkan Satgas Drainase untuk memastikan saluran air tetap berfungsi optimal dan aliran tetap lancar.

Kepala Dinas PU Kota Makassar Zuhaelsi Zubir mengatakan, sebagai bentuk respon cepat dari laporan masyarakat, tim Satgas langsung melakukan pembersihan sedimentasi, penyisiran sampah, hingga pengecekan kondisi fisik saluran yang berpotensi menghambat aliran air.

“Langkah-langkah ini kami terus upayakan untuk meminimalisir terjadinya genangan susulan serta meningkatkan kenyamanan para pengguna jalan di kawasan Jalan Urip DAN Pettarani,” ujarnya.

Sebanyak 20 personel Satgas dikerahkan di kawasan depan Kantor Gubernur Sulsel, sementara 20 personel lainnya diturunkan di depan Kampus UNM Pettarani, dua lokasi yang selama ini dikenal rawan genangan saat hujan deras.

“Kehadiran personel dalam jumlah besar ini bertujuan memastikan penanganan berjalan efektif dan saluran dapat dipulihkan dengan cepat,” tuturnya.

Dalam proses pengerjaan, tim Satgas menemukan adanya jaring-jaring dari pohon nipah yang ikut terbawa arus dan menghambat aliran air di dalam saluran.

Baca Juga :  Tjakap Djiwa Diluncurkan, Aryaduta Makassar Mulai Program Wellness

“Juga, material tersebut menjadi salah satu faktor penyebab melambatnya pembuangan air ketika intensitas hujan meningkat,” tukasnya.

Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai angin kencang mengguyur Kota Makassar dan sejumlah wilayah di Sulsel, beberapa hari kedepannya.

Sejumlah provinsi bahkan berada pada level Siaga, yang mengindikasikan potensi hujan lebat, sangat lebat yang dapat memicu banjir, hingga gangguan hal lainya.

Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama masyarakat yang tinggal di wilayah rawan.

Menanggapi situasi tersebut, Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin atau Appi, mengeluarkan instruksi tegas kepada seluruh jajaran Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga pemerintahan terbawah di tingkat kelurahan dan RT/RW.

Terkait kondisi cuaca ekstrem ini, perlu antisipasi terkait kondisi wilayah tergenang air, pohon tumbang serta titik rawan yang mengganggu aktivitas warga.

“Kepada seluruh Kadis, Camat, Lurah hingga RT/RW untuk memonitor wilayah masing-masing secara aktif, turun langsung memastikan kondisi masyarakat aman,” imbuh Appi.

Ia menekankan pentingnya koordinasi dan kerja cepat aparat wilayah. Appi meminta agar setiap potensi akibat cuaca ekstrem segera dilaporkan secara berjenjang dan ditindaklanjuti. Bahakan perlu didirikan Posko siaga di setiap Kecamatan dna Kelurahan.

“Jika terjadi genangan air, banjir, pohon tumbang, atau instalasi listrik yang membahayakan, segera laporkan ke posko siaga,” jelasnya.

“Dinas terkait seperti BPBD Makassar, Dinas PU, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, serta Damkar, harus siaga untuk bergerak cepat,” tambahnya.

Wali Kota Munafri juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan membatasi aktivitas luar rumah jika tidak mendesak.

“Keselamatan warga adalah prioritas. Hati-hati saat berkendara. Warga yang tinggal di wilayah rawan banjir, tetap menjaga kesehatan dan antisipasi,” demikian pesan Munafri untuk warga.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tjakap Djiwa Diluncurkan, Aryaduta Makassar Mulai Program Wellness

25 April 2026 - 18:59 WITA

Appi Dorong KORMI Hidupkan Olahraga Massal se-Kota Makassar

25 April 2026 - 15:02 WITA

Sambut Hari Buruh, Munafri Siapkan May Day Fest di Lapangan Karebosi

24 April 2026 - 17:54 WITA

Munafri Isi WFH Bersama SKPD Pantau Jumat Bersih di Wajo dan Ujung Tanah

24 April 2026 - 14:09 WITA

Hadiri Rakor Strategi KIE, Wali Kota Munafri Tegaskan Komitmen Atasi Sampah Makassar

23 April 2026 - 19:35 WITA

Trending di Makassar