BERITA.NEWS, Sinjai – Malam di Kabupaten Sinjai tidak lagi sekadar diwarnai sunyi. Jumat malam (3/10/2025), jajaran Polres Sinjai bersama Polsek bergerak menyusuri jalanan, lorong pemukiman, hingga titik-titik vital.
Di balik langkah kaki dan sorot lampu kendaraan patroli, ada pesan tegas: keamanan warga adalah prioritas utama.

Patroli malam yang dikemas dalam Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) ini menyasar wilayah rawan gangguan kamtibmas.
Pemukiman warga, jalur utama, fasilitas publik hingga objek vital, semua masuk dalam jangkauan pengawasan.
Kehadiran aparat bukan sekadar formalitas, melainkan peringatan keras bagi mereka yang berniat mengganggu ketertiban.
Kapolres Sinjai, AKBP Harry Azhar, menegaskan bahwa KRYD adalah bentuk nyata komitmen Polri dalam menjaga stabilitas daerah.
“Kehadiran personel di lapangan bukan rutinitas, tetapi wujud pelayanan kami kepada masyarakat. Ini cara kami mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan sekaligus menjaga rasa aman warga,” tegasnya.
Namun, patroli ini tidak hanya berwajah tegas. Personel juga hadir dengan pendekatan humanis. Mereka menyapa warga, memberi imbauan, sekaligus mengajak masyarakat menjadi mata dan telinga Polri dalam menjaga lingkungannya.
Setiap percakapan kecil yang terjalin di pinggir jalan atau depan rumah warga menjadi jembatan sinergi antara aparat dan rakyat.
Kehadiran Polri di jalanan pada malam hari memberi pesan simbolis: rasa aman tidak boleh tidur, dan kejahatan tidak boleh diberi kesempatan.
Polres Sinjai memastikan intensitas patroli akan terus ditingkatkan, terutama di titik-titik rawan, agar ancaman bisa ditekan bahkan sebelum sempat muncul.
Dengan strategi ini, malam di Sinjai diharapkan tetap menjadi ruang tenang bagi masyarakat.
Patroli KRYD bukan sekadar rondaan, tetapi janji Polri untuk menjaga ketertiban, melindungi warga, dan memastikan bahwa setiap langkah masyarakat di tanah Panrita Kitta terlindungi dari bayang-bayang ancaman.
![]()





























