Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Gaya Hidup

APPMI Hidupkan Ekonomi Sulsel Lewat Fashion Tendance 2026

badge-check

					Fashion Tendance 2026 oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) 2026 di Plataran Makassar (dok.) Perbesar

Fashion Tendance 2026 oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) 2026 di Plataran Makassar (dok.)

BERITA.NEWS,Makassar- Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) Sulsel menggelar Fashion Tendance 2026 di Plataran Makassar, Jalan Mutiara Boulevard. Sabtu (30/8/2025).

Fashion Tendance 2026 ini APPMI Sulsel mengangkat tema ECOCHIC atau Ecology Sustainable Fashion.

Ketua APPMI Sulsel Andi Ayu Sartika Gani mengatakan event Fashion Tendance merupakan agenda tahunan yang akan menampilkan sejumlah brand Mode yang kemungkinan akan booming di tahun depan.

“Jadi diacara ini kita sebutnya Fashion Tendance karena dia memperlihatkan brand brand kemungkinan akan muncul di tahun berikutnya dari mulai warnanya, style,” ucapnya kepada berita.news.

Menurutnya tema Fashion Tendance 2026 yakni ECOCHIC mengambil konsep pakaian dan aksesoris yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

“Makanya kita pakai bahannya dari kain-kain sisa, baju yang tidak terpakai dari sampah plastik yang kita bikin lagi Jadi pakaian dan aksesoris,” sebutnya.

Owner Brand Batik Sulawesi ISTINANA ini menilai event Fashion Tendance, APPMI Sulsel berupaya mendorong ekonomi Sulsel lewat potensi industri Fashion

“Seperti saya kan batik Sulawesi ISTINANA limbah dari kain-kain wastra menjadi sejumlah baju,” ujarnya.

Andi Ayu Sartika Gani mengaku kegiatan ini bisa terlaksana dengan baik meski ditengah situasi dan kondisi Kota Makassar yang kurang kondusif akibat aksi demonstrasi.

“Alhamdulillah ini juga permintaan dari pihak sponsor terutama Plataran juga ingin tetap menjalankan event ini. Alhamdulillah tamu juga masih ada kesempatan bisa datang kesini,” tuturnya.

Lebih lanjut, Ketua APPMI Sulsel ini menilai potensi industri Fashion, khususnya wastra, batik, motif lokal sangat besar dan masih banyak yang bisa terus dikembangkan.

“Sebenarnya masih banyak sekali yang bisa diolah gitu mulai dari kain tenun nya, kain batik nya, secara corak dan jenis bahan juga Sebenarnya masih banyak sekali bisa dikembangkan

Jadi kita sisa cari SDM nya yang sesuai dan kompetensi nya bagus insallah kedepannya pasti bagus, ada banyak sekali yang bisa di olah,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Rioriobon Carnival Hadirkan Traditional Costume ‘The Queen of Kalong’ untuk Puteri Indonesia Sulsel 1

21 April 2026 - 17:23 WITA

ecoCare Sanitary Bin Hadir sebagai Solusi Sanitasi Modern untuk Tingkatkan Standar Kebersihan Bisnis Anda

20 April 2026 - 18:37 WITA

ecoCare

ecoCare Digital Sanitizer Hadirkan Solusi Kebersihan Terpadu untuk Dorong Pertumbuhan Bisnis Anda

20 April 2026 - 17:30 WITA

ecoCare

Bagaimana Mekari Jurnal Mendorong Digitalisasi Sistem Keuangan Hingga 100%

25 Maret 2026 - 01:42 WITA

Bagaimana Mekari Jurnal Mendorong Digitalisasi Sistem Keuangan

Sering Terjadi di Marketplace! Begini Cara Kerja Penipuan Segitiga Mobil Bekas

7 Maret 2026 - 19:40 WITA

penipuan
Trending di Gaya Hidup