Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Sinjai

Pemkab Sinjai Tetapkan Status Waspada Cuaca Ekstrem, Masyarakat Diminta Siaga

badge-check

					Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman. (Foto: Istimewa) Perbesar

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Sinjai — Pemerintah Kabupaten Sinjai menetapkan status waspada cuaca ekstrem untuk sejumlah kecamatan menyusul prediksi musim hujan yang diperkirakan berlangsung lebih lama hingga akhir Juni 2025.

Keputusan ini merespons peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait peningkatan curah hujan di wilayah Sulawesi Selatan.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sinjai, Budiaman, menyebutkan bahwa imbauan berlaku mulai 11 hingga 20 Juni 2025.

Kecamatan Sinjai Barat dan Sinjai Borong ditetapkan berstatus waspada, sedangkan tujuh kecamatan lainnya masuk dalam kategori siaga.

“Berdasarkan imbauan BMKG untuk wilayah Sulawesi Selatan, termasuk Sinjai, ada peringatan dini terhadap peningkatan intensitas hujan. Kami minta masyarakat di daerah terdampak tetap waspada,” ujar Budiaman, Rabu (11/6/2025).

Adapun kecamatan dengan status siaga meliputi Bulupoddo, Pulau Sembilan, Sinjai Selatan, Sinjai Tengah, Sinjai Timur, Tellulimpoe, dan Sinjai Utara.

Status ini bersifat tentatif dan dapat berubah menjadi siaga atau awas jika kondisi cuaca memburuk.

BPBD juga telah mengedarkan imbauan resmi dari Bupati dan Wakil Bupati Sinjai ke seluruh masyarakat melalui berbagai kanal komunikasi.

“Kami harap warga terus memantau perkembangan cuaca dan tidak menganggap remeh perubahan iklim yang bisa memicu bencana seperti banjir, longsor, angin kencang, hingga pohon tumbang,” kata Budiaman.

Di lapangan, Pemkab Sinjai melalui tim satuan tugas (satgas) juga bergerak cepat dengan membersihkan saluran drainase dan lingkungan sekitar.

Langkah ini dilakukan guna meminimalkan risiko bencana akibat sumbatan air atau kerusakan infrastruktur.

Selain itu, masyarakat diminta berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan melapor ke instansi terkait apabila terjadi kejadian darurat.

“Keterlibatan masyarakat sangat penting. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga bagian dari tanggung jawab bersama,” tegas Budiaman.

Untuk informasi lebih lanjut dan perkembangan cuaca terkini, warga disarankan memantau update resmi dari BMKG maupun kanal komunikasi BPBD Kabupaten Sinjai.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Belum Tuntas Dugaan Korupsi PDAM, Kajari Sinjai Malah Dipindah! Segini Harta Kekayaan Mohammad R Bugis

14 April 2026 - 14:11 WITA

harta-kekayaan

Breaking News! Kajari Sinjai Resmi Dipindah, Nasib Kasus Korupsi PDAM Menggantung

14 April 2026 - 12:53 WITA

mutasi

Mutasi Besar-besaran di Polres Sinjai! Ini Daftar Lengkap Pejabat Baru yang Dilantik

14 April 2026 - 09:39 WITA

sertijab

Operasi Mendadak di Sinjai, Pedagang Pasar Mannanti Kaget Saat Rokok Ilegal Disapu Bersih

13 April 2026 - 13:33 WITA

rokok-ilegal

Beredar Kabar Camat Beri Izin, Tokoh Masyarakat Bongkar Fakta Mengejutkan Soal Pengobatan Puang Risal

11 April 2026 - 18:44 WITA

dukun-viral
Trending di Sinjai