Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Rutan Makassar Peringati Isra Mi’raj dengan Suasana Religius

badge-check

					Rutan Makassar Peringati Isra Mi’raj dengan Suasana Religius Perbesar

MAKASSAR, BERITA.NEWS – Ratusan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Makassar memadati Masjid Nurul Iman untuk mengikuti peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Sabtu (18/01/2025).

Kegiatan ini berlangsung dengan penuh khidmat dan mengangkat tema “Implementasi Nilai-nilai Spiritual dalam Membangun Umat yang Berkarakter dan Berakhlaqul Karimah”.

Acara ini menjadi ajang refleksi bagi para
warga binaan untuk memperbaiki hubungan dengan Allah SWT sekaligus menata hubungan sosial sesama manusia.

Dalam sambutannya, Kepala Rutan Kelas I Makassar, Jayadikusumah, mengajak seluruh warga binaan untuk menjadikan momentum Isra Mi’raj ini sebagai motivasi memperbaiki diri.

“Terlebih, Ramadan sebentar lagi tiba. Mari kita persiapkan diri, baik lahir maupun batin, agar bulan penuh berkah ini menjadi momen memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah,” ujar Jayadikusumah.

Tausiyah Penuh Makna

Tausiyah dalam kegiatan ini disampaikan oleh Wakil Ketua Majelis Ulama Kota Makassar, DR. KH. Amirullah Amri, MA. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya sholat sebagai inti ajaran dari peristiwa Isra Mi’raj.

Baca Juga :  Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

“Sholat adalah tiang agama. Seorang muslim, khususnya laki-laki, wajib memakmurkan masjid, bahkan dalam keadaan sulit sekalipun. Nabi Muhammad SAW menegaskan, meskipun harus merangkak, laki-laki tetap wajib melaksanakan salat di masjid,” tegas Ustadz Amirullah.

Ia juga memberikan apresiasi terhadap suasana religius di Rutan Kelas I Makassar, yang menurutnya sudah menyerupai pesantren.

“Ketika saya masuk ke sini, saya melihat suasana Rutan ini seperti pesantren. Semua kebutuhan warga binaan, termasuk ibadahnya, diurus dengan baik. Tapi saya ingin bertanya, jika Rutan ini seperti pesantren, apakah semua penghuninya sudah melaksanakan sholat lima waktu?” tanyanya, memberikan renungan mendalam.

Suasana Pesantren yang Nyata

Pernyataan tersebut menjadi pengingat bagi warga binaan untuk tidak hanya aktif dalam program keagamaan, tetapi juga memastikan kewajiban sholat tetap dilaksanakan secara konsisten.

“Mari kita jadikan suasana pesantren ini nyata. Bukan hanya sekadar fasilitas, tetapi benar-benar menjadi tempat kita mendekatkan diri kepada Allah,” tambahnya.

Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para warga binaan. Mereka mengikuti seluruh rangkaian acara, termasuk zikir bersama, dengan penuh semangat dan khusyuk.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para warga binaan tidak hanya memperoleh pemahaman agama yang lebih baik, tetapi juga termotivasi untuk menjalani kehidupan yang lebih bermakna, baik selama di Rutan maupun setelah bebas nantinya. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Tak Lagi Gelap, 40 Lampu Solar Cell Terangi Kepulauan Makassar

19 April 2026 - 15:27 WITA

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Trending di Makassar