Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

KPPS se-Sulsel 101.836 Orang Dilantik Serentak

badge-check

					KPPS se-Sulsel 101.836 Orang Dilantik Serentak Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- KPU Provinsi melaksanakan pelantikan serentak Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) se-Sulawesi Selatan (Sulsel) sebanyak 101.836 orang.

Pelantikan serentak KPPS ini berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan dalam Peraturan KPU Nomor 2 Tahun 2024 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2024.

Serta Keputusan Komisi Pemilihan Umum Nomor 475 Tahun 2024 tentang Perubahan Keempat atas Keputusan KPU Nomor 476 Tahun 2022 tentang Pedoman Teknis Pembentukan Badan Ad Hoc Penyelenggara Pemilihan Umum untuk Pilkada serentak.

Proses pelantkan dilaksanakan di desa/kelurahan atau kecamatan tempat KPPS bertugas.

KPPS merupakan Badan Adhoc yang dibentuk oleh Pani’a Pemungutan Suara (PPS) untuk melaksanakan
pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Jumlah KPPS yang dilantik untuk wilayah Sulawesi Selatan sebanyak 101.836 yang akan bertugas di 14.548 TPS dengan masa kerja selama 1 (satu) bulan yaitu sejak tanggal 7 November hingga 8 Desember 2024.

Baca Juga :  Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

Untuk Pilkada Tahun 2024 ini, KPPS memperoleh Honorarium sebesar Rp. 900.000 untuk ketua dan Rp. 850.000 untuk Anggota.

Ketua KPU Provinsi Sulawesi Selatan Hasbullah dalam sambutannya yang dibacakan oleh pejabat yang melantik KPPS berpesan agar selama melaksanakan
tugas, wewenang, dan kewajibannya, KPPS berpedoman pada ketentuan perundang-undangan, kode etik penyelenggara pemilu, bekerja secara profesional, berintegritas, bertanggung jawab dan transparan.

Sementara Ketua Divisi SDM dan Litbang KPU Provinsi Sulawesi Selatan Tasrif
menyampaikan bahwa KPPS itu merupakan ujung tombak dari penyelenggara, karena berkualitas atau tidaknya merupakan kerjasama kita semua.

Baik KPU, PPK, PPS, dan KPPS.
Sinergitas dari semua unsur ini diharapkan menghadirkan PILKADA yang semakin berkualitas.

Setelah pelantikan, seluruh KPPS akan mengikuti bimbingan teknis yang diselenggarakan oleh PPK dan
PPS yang sebelumnya telah mengikuti kegiatan Training of Trainer (ToT) Bimbingan Teknis KPPS yang diselenggarakan oleh KPU Kabupaten/Kota.

Tujuannya agar para KPPS dapat mengetahui tugas, wewenang, dan kewajibannya dengan baik khususnya dalam hal pelayanan terhadap pemilih (DPT,
DPTb, dan DPK); distribusi C pemberitahuan kepada pemilih; Logis’k di TPS; serta proses pemungutan dan penghitungan suara termasuk penggunaan aplikasi SIREKAP.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Trending di Makassar