Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

2024 Mendatang, Pemkab Gowa Akan Renovasi Jembatan Jenelata di Manuju

badge-check

					2024 Mendatang, Pemkab Gowa Akan Renovasi Jembatan Jenelata di Manuju Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa –  Pemerintah Kabupaten Gowa mulai mengambil langkah preventif terkait kondisi Jembatan Jenelata di Kecamatan Manuju yang selalu mendapat keluhan dari masyarakat.

Hal ini lantaran kondisi jembatan tersebut rusak dan nilai berbahaya setelah terdampak banjir bandang 2019 lalu. Sementara, keberadaan jembatan tersebut berada dibawah tanggungjawab Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan Jeneberang.

“Disisi lain kami mau memperbaiki tapi disisi lain lagi ini bukan dibawah tanggungjawab kami. Makanya agar kami bisa memperbaiki makanya terlebih dahulu perlu dilakukan pengalihan aset dari BBWS Pompengan Jeneberang ke Pemkab Gowa,” kata Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan saat meninjau kondisi Jembatan Jenelata, Kecamatan Manuju, Rabu, (26/7).

Dalam peninjauan tersebut Bupati Gowa didampingi Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gowa, Rusdi Alimuddin, dan Kepala Badan Pengelolah Keuangan Daerah (BPKD) Abd Karim Dania.

Sebagai rencana awal pengambil alihan aset, rencananya Pemerintah Kabupaten Gowa akan berkordinasi dengan BBWS Pompengan Jeneberang terkait langkah-langkah apa yang perlu dilakukan. Pihaknya pun menargetkan tahun ini pengambil alihan aset mulai dapat dilakukan.

“Jembatan Jenelata dan Bendungan Bili-bili itu adalah aset BBWS Pompengan Jeneberang jadi mesti melalui proses penyerahan aset dulu baru bisa kami mulai kerjakan. Tahun ini kami menargetkan untuk pengambil alihan aset dulu,” tambah orang nomor satu di Gowa ini.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Lanjut Adnan, setelah Jembatan Jenelata ini telah menjadi aset Pemerintah Kabupaten Gowa di tahun ini, maka pengerjaan jembatan pun baru dapat dilakukan pada 2024 mendatang. Hal ini lantaran prediksi pengerjaan jembatan membutuhkan waktu selama 10 bulan.

“Hari ini kita turun untuk melihat langsung kondisi jembatan saat ini agar kita dapat mengestimasi dan merencanakan berapa total anggaran yang dibutuhkan. Sehingga kami harap renovasi jembatan ini dapat dilakukan dengan lebih baik lagi dari kemarin,” katanya.

Sementara Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Gowa Rusdi Alimuddin mengatakan, perencanaan renovasi pembangunan Jembatan Jenelata akan dimulai tahun ini. Sementara untuk proses pengerjaannya baru akan dimulai pada 2024 mendatang.

“Selain pengambil alihan aset kami juga akan membuat perencanaan pembangunan kembali terlebih dahulu. Makanya proses pengerjaan akan dimulai tahun depan,” jelasnya.

Jembatan Jenelata ini direncanakan akan dibangun dengan ukuran 6 x 60 meter dengan perkiraan anggaran mencapai Rp7,5 miliar. Perencanaan model jembatan sama dengan model Jembatan Esere di Kecamatan Tompobulu.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah