Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pemkot Parepare Rakor Monev Realisasi APBD 2023 TW III

badge-check

					Monev Realisasi Serapan APBD 2023 untuk Triwulan III Pemkot Parepare (dok) Perbesar

Monev Realisasi Serapan APBD 2023 untuk Triwulan III Pemkot Parepare (dok)

BERITA.NEWS,Parepare- Pemerintah Kota (Pemkot) Parepare merilis realisasi serapan APBD triwulan III per hingga 8 Oktober 2023 capai 56,45 persen.

Sedangkan para capaian kinerja pelaksanaan kegiatan/sub kegiatan pembangunan berada di angka 73,33 persen.

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Taufan Pawe dan Pangerang Rahim hadir langsung pada Monev TW III tersebut di Puslatbang KMP LAN RI Makassar, Selasa (10/10/2023).

Hal ini dilaporkan dalam Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) kegiatan pembangunan Parepare triwulan III 2023 di Puslatbang KMP LAN RI, Makassar, Selasa (10/10/2023).

Monev triwulan III ini dihadiri langsung Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe, Wakil Wali Kota Parepare, H Pangerang Rahim, Pj Sekda Parepare, HM Husni Syam, dan jajaran SKPD lingkup Pemerintah Kota Parepare.

Plt Kepala Bappeda Kota Parepare, Zulkarnaen Nasrun melaporkan berdasarkan data dan informasi
pelaksanaan kegiatan pembangunan Parepare hingga triwulan III per 30 September 2023 dan per 8 Oktober yang diinput oleh operator SKPD melalui aplikasi PANRITA.

“Kami laporkan realisasi PAD hingga tanggal 30 September 2023 sebesar Rp 140.641.218.943 atau 78,50 persen dari target PAD Tahun 2023 sebesar Rp 179.162.217.169.

Kemudian belanja dalam APBD Kota Parepare tahun anggaran 2023 sebesar Rp 924.595.555.607, meningkat pada perubahan parsial menjadi Rp 945.256.039.013,

untuk membiayai 165 program, 470 kegiatan dan 1.587 sub kegiatan pembangunan di Parepare yang
tersebar di 34 Organisasi Perangkat Daerah,” paparnya.

Data ini menunjukkan bahwa APBD 2023 lebih besar banding APBD 2022 yang hanya Rp 923.238.509.528 dengan jumlah program lebih banyak yaitu 171 program, 460 kegiatan dan 1.618 sub kegiatan pembangunan.

Baca Juga :  Wali Kota Parepare Soroti Peran ASN dan Tegaskan Gaji Tak Boleh Lewat Tanggal 1

Zulkarnaen menyebutkan, capaian kinerja pelaksanaan kegiatan/sub kegiatan pembangunan hingga triwulan III 2023 cukup baik yakni mencapai 66,65 persen.

Capaian ini sedikit lebih rendah banding 2022 pada triwulan III yang mencapai 75,30 persen.

Sementara realisasi keuangan pada triwulan III hingga 30 September 2023 mencapai Rp 485.190.411.029 atau sama dengan 51,33 persen dari total APBD Parepare 2023.

Realisasi ini lebih rendah jika banding 2022 yang pada triwulan III mencapai 55,98 persen dari total belanja.

“Namun dari hasil pembaharuan (updating) data yang kami lakukan hingga 8 Oktober 2023, terdapat peningkatan realisasi fisik maupun realisasi anggaran.

Yaitu capaian kinerja pelaksanaan kegiatan/sub kegiatan pembangunan per 8 Oktober 2023 mencapai 73,33 persen dan realisasi keuangan
meningkat menjadi Rp 533.639.516.177 atau 56,45 persen,” ungkap Zulkarnaen.

Zulkarnaen juga melaporkan SKPD dengan capaian kinerja fisik tertinggi, kinerja fisik terendah, realisasi keuangan tertinggi dan realisasi keuangan terendah hingga 30 September 2023.

SKPD dengan capaian kinerja fisik tertinggi adalah Dinas Kependudukan dan Capil yakni 86,70 persen, Dinas Perpustakaan 79,79 persen, dan Kecamatan Soreang 79,47 persen.

Sedangkan perangkat daerah atau SKPD dengan capaian kinerja terendah adalah Dinas PUPR di angka 45,49 persen, Dinas Perkimtan 50,27 persen, dan Badan Kesbang 51,57 persen.

“Perangkat daerah dengan realisasi keuangan tertinggi per 30 September 2023 adalah BLUD RSUD Andi Makkasau dengan realisasi keuangan 77,49 persen, Dinas Kependudukan dan Capil 64,30 persen, dan Kecamatan Bacukiki Barat 62,53 persen.

Kemudian perangkat daerah dengan realisasi keuangan terendah adalah Dinas Perkimtan dengan realisasi 16,64 persen, Dinas Perpustakaan 28,67 persen, dan Dinas PUPR 30,67 persen,” terang Zulkarnaen.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Zero Halinar Digencarkan, Rutan Barru Gelar Tes HIV Serentak bagi Warga Binaan

20 April 2026 - 15:42 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Trending di Daerah