Solskjaer Terancam Dipecat Jika MU Tak Kalahkan Cardiff?

Manajer Ole Gunnar Solskjaer dari Manchester United berpose di Old Trafford menjelang konferensi pers untuk mengumumkan dia sebagai manajer penuh waktu di Old Trafford pada 28 Maret 2019 di Manchester, Inggris. (Foto oleh John Peters / Man Utd via Getty Images)
Manajer Ole Gunnar Solskjaer dari Manchester United berpose di Old Trafford menjelang konferensi pers untuk mengumumkan dia sebagai manajer penuh waktu di Old Trafford pada 28 Maret 2019 di Manchester, Inggris. (Foto oleh John Peters / Man Utd via Getty Images)

BERITA.NEWS, Makassar – Ole Gunnar Solsksjaer bisa saja dipecat dari kursi Manajer Manchester United (MU), apabila timnya tak mengalahkan Cardiff City pada pertandingan pekan terakhir Liga Premier Inggris, Minggu (12/5/2019) besok.

Predikisi itu disampaikan Pakar dan Kolumnis Sepakbola Inggris, Paul Merson. Kepada Sky Sports, Merson mengungkapkan Solskjaer bisa kehilangan pekerjaannya jika Man Utd kalah dari Cardiff.

Bagi Merson, laga terakhir MU melawan Cardiff adalah sesuatu yang sangat serius. Meski raihan tiga poin tak juga mampu membawa The Reds Devil lolos ke Liga Champions Eropa musim depan.

Pertimbangannya adalah, Cardiff merupakan tim yang telah pasti terdegradasi. Selain itu, Merson menyebut Solskjaer gagal mengangkat prestasi MU sejak dipermanenkan pada Maret lalu.

Saat dipatenkan, MU hanya mampu meraih dua kemenangan di Liga Premier Inggris dan kandas pada babak perempat final Liga Champions oleh Barcelona.

Merson berpikir kekalahan lain, bagi Cardiff yang terdegradasi, dapat memiliki implikasi serius terhadap posisi Solskjaer.

“Tidak ada yang mengejutkan saya di sepakbola, jika mereka kalah dari Cardiff yang tahu apa yang akan terjadi,” kata Merson dikutip dari Sky Sports, Sabtu (11/5/2019).

“Saya tidak akan tahu. Saya tidak melihat Solskjaer memiliki kontrak seperti Mourinho, di mana Anda harus membayar £ 15 juta untuk mengeluarkannya. Saya pikir akan ada pertemuan serius jika mereka tidak memenangkan pertandingan ini,” tambah Merson.

Bahkan kata pakar sepakbola ini, MU melakukan kesalahan besar apabila tetap mempertahankan Solskjaer sebagai pelatih dan timnya gagal mengalahkan Cardiff.

“Anda harus benar-benar berpikir jika mereka tidak menyapu bersih poin di Cardiff, mereka telah membuat kesalahan dengan Solskjaer. Jika dia menjalankan ini pada awalnya, apakah dia akan menjadi manajer permanen sekarang? Tidak, dia tidak akan,” tegas Merson.

Jika mengalahkan Cadiff City pada Minggu besok, tambahan tiga poin hanya membawa MU finis di urutan ke-5 klasemen akhir Liga Premier Inggris dengan catatam pada saat yang sama Arsenal gagal memetik poin melawan Burnley.