Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

2 Staf Khusus Presiden Mengundurkan Diri, Ini Tanggapan Jokowi

badge-check

					Presiden Joko Widodo. Perbesar

Presiden Joko Widodo.

BERITA.NEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghargai pengunduran diri Adamas Belva Syah Devara dan Andi Taufan Garuda Putra dari staf khusus (stafsus) Presiden. Jokowi menyebut keduanya sudah banyak berkontribusi selama bekerja.

“Mereka telah banyak membantu saya bersama-sama dengan staf khusus lainnya dalam membuat inovasi di berbagai sistem pelayanan publik sehingga lebih cepat dan efektif,” kata Jokowi dalam keterangan tertulis dari Setpres, Jumat (24/4/2020), mengutip Detikcom.

Keduanya adalah stafsus dari kalangan milenial yang sebelumnya ditunjuk Jokowi pada 21 November 2019. Jokowi menyebut, selama menjalankan tugas, mereka telah banyak membantu memberikan gagasan inovasi di berbagai sistem pelayanan publik agar menjadi lebih cepat dan efektif.

“Saya memahami kenapa mereka mundur, Saudara Belva Devara dan Andi Taufan. Mereka anak-anak muda yang brilian, yang cerdas, dan memiliki reputasi serta prestasi yang sangat baik,” ujarnya.

“Sebetulnya saya ingin mereka tahu mengenai pemerintahan dan kebijakan publik,” imbuhnya.

Jokowi turut mendoakan keduanya agar dapat terus meniti kesuksesan di bidang masing-masing yang selama ini mereka geluti.

“Saya meyakini, insyaallah, mereka akan sukses di bidang masing-masing. Belva di bidang pendidikan dan Andi Taufan di bidang tekfin (teknologi finansial) keuangan mikro dan usaha kecil,” kata Jokowi.

Sebelumnya diberitakan, mundurnya Belva karena tidak ingin berpolemik dengan Ruangguru karena terlibat dalam program Kartu Pra Kerja. Belva merupakan pendiri dari aplikasi Ruangguru.

Sedangkan Andi Taufan mundur tak lama setelah meminta maaf dan menarik surat kepada camat se-Indonesia. Dalam surat itu disebutkan ada kerja sama dengan PT Amartha Mikro Fintek (Amartha), yang akan berpartisipasi dalam menjalankan program relawan desa melawan COVID-19 di Sulawesi dan Sumatera. Andi Taufan diketahui sebagai pendiri dan CEO Amartha.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional