Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Warga Makassar di Kampung Deppasawi Dalam Kompak Tolak “Rapid Test”

badge-check

					Warga Makassar di Kampung Deppasawi Dalam Kompak Tolak “Rapid Test” Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Upaya Pemerintah Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan melaksanakan rapid test massal justru mendapat penolakan oleh masyarakat di sejumlah kecamatan.

Bahkan warga di kampung Deppasawi dalam Kelurahan Maccini Sombala kecamatan Tamalate, Kota Makassar kompak menolak kedatangan tim Gugus Tugas Covid-19 Pemkot Makassar, yang rencananya digelar Selasa (9/6/2020).

Warga juga menutup jalan dengan menggunakan bambu dan kayu. Menurut penduduk setempat, Daeng Kaya, alasan menolak rapid test massal karena warga khawatir ada yang ditemukan sakit biasa lalu dibilang positif.

“Takut Ki warga disini pak. Biar sakit atau batuk biasa nanti disebut terpapar covid,”ujar Daeng Kaya kepada BERITA.NEWS.

Baca Juga :  Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

Daeng Tambung warga lainnya juga menyebut sejuah ini tidak ada juga penjelasan dari kelurahan atau RT dan RW mau dilaksanakan “rapid test”.

“Kita tidak mau diperiksa pak. Intinya kami disini melonak pak,”ucapnya.

Pemkot Makassar telah mengagendakan pelaksanaan “rapid test” massal di beberapa kecamatan yang dianggap zona merah sebagai upaya pencegahan penyebaran COVID-19. Diantaranya
Kecamatan Tamalate, Sangkarrang, Panakkukang, Manggala, Rappocini, dan Biringkanaya.

ASR

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Trending di Daerah