Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Virus Jembrana Serang Sapi di Sulsel, Kadis PKH: Terkendali

badge-check

					Kepala Dinas PKH Sulsel Nurlina saking (BERITA.NEWS) Perbesar

Kepala Dinas PKH Sulsel Nurlina saking (BERITA.NEWS)

BERITA.NEWS,Makassar- Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) Sulsel menemukan penyakit virus menular jembrana pada sapi di kabupaten Pangkep.

Kepala Dinas PKH Sulsel Nurlina Saking mengatakan jembrana tergolong penyakit menular yang menyerang ternak, khususnya sapi.

Saat ini, penyakit itu baru di Kabupaten Pangkep. Informasi awalnya ia menyebut ada 28 ekor sapi terjangkit.

“Jemberana ada, tapi sedikit terkendali dia penularan kan malam hari penularan melalui nyamuk. Ada memang satu kabupaten di Pangkep tapi terkendali,” ucapnya di Rujab Gubernur. Selasa (27/9/2022).

Baca Juga :  Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

Berdasarkan penelurusan penyakit ini bersifat menular pada sapi Bali, tandanya demam, peradangan selaput lendir mulut (stomatitis), pembesaran kelenjar limfe preskapularis,

Prefemoralis dan parotid, dan pada keadaan yang sudah parah ditandai dengan keluarnya keringat darah (blood sweating).

“Tidak terlalu banyak saya tidak update awalnya kan 28 ekor bertambah mungkin sampai kena seratus tapi ada mereka potong, kalau jemberana mereka mandiri

Hanya di Pangkep, kalau mereka segera potong penyebaran bisa setop,” ujarnya.

Soal vaksin penyakit ini juga berbeda dengan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Pihaknya pun telah memasukan usulan ke pusat.

“Vaksin beda. Ada Vaksin juga kemarin kami minta belum kirim. Penyebaran lambat,” pungkasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Mensos RI Kumpulkan Para Kadis Sosial se-Sulsel Ingatkan Pemuktahiran Data PKH

18 April 2026 - 20:52 WITA

Pemprov Kebut Pengaspalan Ruas Aroepala Malam Hari, Atasi Keluhan Debu

18 April 2026 - 09:36 WITA

Hari Jadi ke-66, Gubernur Sulsel Dorong Parepare Jadi Percontohan Pengelolaan Sampah Terintegrasi

14 April 2026 - 14:24 WITA

Hari Jadi Enrekang ke 66, Andi Sudirman Serahkan Bantuan Rp 10 M: Sejahterakan Masyarakat 

14 April 2026 - 08:13 WITA

Pengadaan Randis Lexus LM Sesuai Aturan dan Berbasis Efisiensi Aset

12 April 2026 - 05:51 WITA

Trending di Pemprov Sulsel