Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Usai Ikuti TMT Membuat Kue dan Roti, DWP dan WPB Lapas Bulukumba Dibekali Sertifikat

badge-check

					Penyerahan Sertifikat oleh Kalapas Bulukumba, Mut Zaini kepada Salah Satu Peserta TMT. (Dok. Ist) Perbesar

Penyerahan Sertifikat oleh Kalapas Bulukumba, Mut Zaini kepada Salah Satu Peserta TMT. (Dok. Ist)

BERITA.NEWS, BULUKUMBA – Pelatihan Tailor Made Training (TMT) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Bulukumba resmi berakhir.

TMT kali ini dikhususkan untuk pembuatan Roti dan Kue dengan melibatkan peserta dari Dharma Wanita Persatuan (DWP) dan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) wanita Lapas Bulukumba.

Kegiatan TMT tersebut telah berlangsung selama sebulan dan resmi ditutup pada hari ini. Senin, 9 September 2024.

Kepala Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Bantaeng, diwakili Asriadi selalu Kasubag TU menyampaikan rasa terima kasih kepada Lapas Bulukumba.

Menurutnya, Lapas Bulukumba telah memberikan wadah dan menjalin kerjasama dalam pelatihan TMT ini.

“Terima kasih karena telah di berikan wadah untuk menjalin kerjasama dengan Lapas Bulukumba dalam pelaksanaan pelatihan pembuatan roti dan kue,” ucapnya.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Bulukumba, Mut Zaini menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya pelatihan ini.

Menurut Mut Zaini, pelatihan ini merupakan salah satu upaya Lapas Bulukumba dalam memberikan pembinaan dan pengembangan diri bagi warga binaan.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

“Harapannya, ilmu dan keterampilan yang diperoleh dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya setelah mereka kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Selama pelatihan, para peserta diberikan materi dan praktik langsung oleh para instruktur yang sudah ahli di bidangnya.

Materi yang disampaikan dimulai dari persiapan alat dan bahan dalam pembuatan kue dan roti, proses pembuatan hingga pengemasan.

“Peserta yang dinyatakan lulus dalam pelatihan ini mendapat sertifikat,” kata Mut Zaini.

Hal itu membuat para peserta begitu antusias dalam mengikuti TMT ini untuk meningkatan pengetahuan dan keterampilan, serta adanya rencana tindak lanjut yang akan dilakukan oleh peserta.

Para peserta juga diberikan kesempatan untuk berinteraksi dan bertanya langsung kepada narasumber.

Keberhasilan peserta terlihat saat dilakukan evaluasi. Hal itu untuk menunjukkan bahwa pelatihan ini berjalan dengan sukses dan memberikan manfaat yang signifikan bagi para peserta.

Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif para peserta, telah dilaksanakan penyerahan sertifikat kelulusan.

“Sertifikat ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi peserta untuk terus mengembangkan diri,” ujar Mut Zaini

Dengan selesainya pelatihan ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam upaya pembinaan dan pemasyarakatan.

 

Penulis: Syarif

Loading

Comments

Baca Lainnya

Dari Lalu Lintas ke Mimbar MTQ, Bripda Ahriadi Personel Polres Bulukumba Tunjukkan Prestasi

17 April 2026 - 21:19 WITA

mtq

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Trending di Daerah