Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

UNHAS Kuliah Pakar, Hadirkan Kepala BPOM RI Prof Taruna Ikrar

badge-check

					UNHAS Kuliah Pakar, Hadirkan Kepala BPOM RI Prof Taruna Ikrar Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Universitas Hasanuddin (UNHAS) menggelar Kuliah Pakar, hadirkan Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI Prof. dr. Taruna Ikrar, M.Biomed., Ph.D.

Kuliah Pakar bersama Prof. Taruna Ikrar mengusung tema ‘Riset Inovasi Menuju World Class University’ di Aula Prof Baharddin Lopa Fakultas Hukum UNHAS.

Kehadiran Kepala BPOM RI yang juga alumni Fakultas Kedokteran UNHAS 1997 ini memberikan arahan langkah menuju world class university melalui riset dan inovasi.

“Hubungan riset dan inovasi dan world class university, ini harus menjadi culture budaya. Saya yakin kampus unhas sudah waktunya melompat paradigma di 5.0 bukan lagi 4.0 kalau kita masih berpikir itu kita akan di control,” ucapnya.

Prof Taruna mengatakan ada 5 hal yang menjadi challenges atau tantangan saat ini yang mesti identifikasi dan dihadapi UNHAS menuju World Class University.

Baca Juga: Pj Gubernur Sulsel Apresiasi Karya-karya UNHAS Innovation Day

“Tantangan pertama society 5.0 selanjutnya itu digitalisasi, telekomunikasi, climate Change, silent pandemic. Kalau kita mampu manfaatkan tantangan ini kita mampu terbang tinggi kalau tidak kita akan terjatuh,” ujarnya.

Baca Juga :  WFH Pemkot Makassar, Munafri Gowes Bareng SKPD Pantau Kebersihan Kota

Menurut Ilmuwan yang memegang salah satu paten metode pemetaan otak manusia sejak tahun 2009 untuk World Class University setidaknya ada 4 poin Yang harus UNHAS lakukan.

“Kita lakukan, salah satunya framework, processing, strategy, action plan. Semakin kuat tantangan kedepan, semakin akan terbang tinggi.Jangan pernah takut hadapi tantangan, karena disana pasti ada peluang,” ungkapnya.

Selain itu, Prof. Taruna mengatakan kehadiran para Alumni juga punya peran khusus mengangkat nama besar unhas ditingkat nasional hingga internasional.

“Alumninya harus bersatu, UNHAS juga sudah banyak alumni yang duduk Kabinet, prestasi unhas harus di blow up,

karena salah satu untuk world class university dikenal dan terkenal. Kita mesti punya agenda goals, jadi UNHAS harus masuk 500 top terbaik dunia,” pungkasnya.

Sementara itu, Rektor Prof Jamaluddin Jompa berharap dengan adanya alumni sebagai Kepala BPOM RI bisa mendorong inovasi dan riset UNHAS untuk menuju World class university.

“Semoga kedepan unhas Sulsel bisa menghasilkan obat sendiri. Kita mau juga menjadi negara maju tentu memerlukan leadership, insallah unhas juga apalagi generasi unhas orang orang hebat…

Walaupun UNHAS dari Timur bukan artinya harus di pinggirkan, seperti pimnas kemarin yang dulunya hanya UGM, IPB, kita bisa tampil sebagai juara umum,” ujarnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Trending di Makassar