Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pendidikan

Tim Pengabdian Fkep UNHAS Optimalkan Kader Posyandu Jaga Kesehatan Mental Masyarakat 

badge-check

					Tim Pengabdian Fkep UNHAS Optimalkan Kader Posyandu Jaga Kesehatan Mental Masyarakat  Perbesar

BERITA.NEWS,Sidrap- Tim hibah pengabdian kepada masyarakat Fakultas Keperawatan (Fkep) Universitas Hasanuddin sukses melaksanakan kegiatan bertema “Optimalisasi Peran Kader Posyandu dalam Menjaga Kesehatan Mental Masyarakat Melalui Inovasi Latihan dan Edukasi Spiritual Emotional Freedom Technique Berbasis Virtual Reality” di Kabupaten Sidenreng Rappang, Sabtu (5/7/2025).

Kegiatan ini menyasar para kader posyandu di Desa Mario, Kecamatan Kulo, dengan jumlah peserta sekitar 30 orang. Tim pengabdian dipimpin oleh Prof. Aryanti Saleh dan beranggotakan dua dosen, yakni Dr. Jumrah dari Program Studi Kebidanan (bidang ilmu kejiwaan) dan Nur Hikmawaty Hasbiah dari Program Studi Fisioterapi, serta lima mahasiswa Fakultas Keperawatan.

Dalam sambutannya, Prof. Aryanti yang juga Dekan Fakultas Keperawatan Unhas menyampaikan harapan agar para kader posyandu mampu mengadopsi materi yang diberikan dan melakukan penanganan praktis bagi masyarakat dalam mengatasi gangguan kesehatan mental.

“Perbaikan kondisi mental seseorang memerlukan penanganan yang komprehensif, baik dari aspek fisik maupun mental,” jelas Prof. Aryanti.

Lebih lanjut, Prof. Aryanti menawarkan inovasi latihan berupa teknik relaksasi dan stretching untuk mendukung aspek fisik. Berbagai variasi teknik relaksasi diberikan langsung kepada para kader posyandu sebagai bekal untuk diterapkan di lapangan.

Dari segi penanganan praktis, peserta mendapatkan pengajaran melalui metode Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) yang dipadukan dengan teknologi Virtual Reality. Metode ini diharapkan memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih mendalam dan aplikatif.

Rangkaian kegiatan pengabdian masyarakat meliputi edukasi mengenai gangguan kesehatan mental, dilanjutkan dengan edukasi skrining kesehatan mental menggunakan instrumen DASS (Depression Anxiety Stress Scale).

Peserta kemudian mengikuti pelatihan teknik relaksasi dan stretching yang dipandu langsung oleh tim. Kegiatan ditutup dengan praktik metode SEFT berbasis Virtual Reality yang menjadi inovasi utama program ini.

Melalui program ini, Tim Fakultas Keperawatan Unhas berharap para kader posyandu dapat berperan lebih optimal dalam mendukung kesehatan mental masyarakat di wilayahnya masing-masing.

Loading

Comments

Baca Lainnya

HUMANISTIK UMSi Gelar HDC Season 2, Mahasiswa se-Indonesia Adu Gagasan di Sinjai

13 April 2026 - 13:53 WITA

debat mahasiswa

98 Siswa SMPN 23 Sinjai Ikuti Ujian TKA, Sekolah Tekankan Evaluasi Kompetensi

9 April 2026 - 17:28 WITA

ujian-tka

Madrasah Aliyah Pesantren Wadi Mubarak Gareccing Laksanakan Ujian Madrasah Berbasis Kertas

8 April 2026 - 19:52 WITA

ujian

Datang Diam-Diam, Chaca Siswi Berprestasi Ini Tinggalkan “Warisan” di SMPN 7 Sinjai

1 April 2026 - 22:45 WITA

penulis buku

Tembus Juara 4, Hairil Siswa SMPN 23 Sinjai Ukir Prestasi di Pemilihan Duta Pelajar Sinjai 2026

30 Maret 2026 - 19:37 WITA

duta pelajar
Trending di Pendidikan