Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Tahanan Kasus Narkoba Meninggal Dunia Dalam Rutan Polres Jeneponto

badge-check

					Suasana di rumah duka almarhum Hery alias Ateng Bin Syahrir Hanai, yang meninggal dunia di rutan Polres Jeneponto, Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 07.50 Wita. (BERITA.NEWS/Ilham). Perbesar

Suasana di rumah duka almarhum Hery alias Ateng Bin Syahrir Hanai, yang meninggal dunia di rutan Polres Jeneponto, Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 07.50 Wita. (BERITA.NEWS/Ilham).

BERITA.NEWS, Jeneponto – Tahanan Polres Jeneponto, Hery alias Ateng Bin Syahrir Hanai, meninggal dunia di rutan Polres Jeneponto, Minggu (25/8/2019) sekitar pukul 07.50 wita.

Menurut pelaksana tugas Kasubag Humas Polres Jeneponto, Akp Syahrul almarhum adalah tahanan kasus Narkoba polres Jeneponto yang ditahan sejak 25 Juli 2019.

“Itu berdasarkan Surat Perintah Penahanan Nomor SPH/46/VII/2019, tanggal 25 Juli 2019,”kata Syahrul, Senin (26/8/2019).

Menurutnya, tersangka ditahan di Rutan Polres Jeneponto oleh Satuan Narkoba Polres Jeneponto. Selama tersangka ditahan, baru dua hari terakhir sebelum tersangka meninggal, mengalami keluhan rasa sakit pada kepala, demam sehingga dilakukan pemeriksaan kesehatan oleh Urkes Polres Jeneponto.

Baca Juga :  Polres Maros Buka Suara, Isu Tangkap Lepas Pelaku Narkoba Dibantah Keras

“Terakhir diperiksa pada hari Sabtu tanggal 24 Agustus  sekitar pukul 22’00 wita , setelah diperiksa langsung istirahat di Sel ruangan Kamar 2,” jelas dia.

Dia juga mengatakan, menurut keterangan dari keluarga almarhum, penyebab meninggalnya tahanan diduga bahwa Alamrhum pernah mengalami lakalantas 2 tahun lalu yang mengakibatkan selalu sakit kepala hingga selama ini masih merintih.

Almarhum dibawa kerumah Sakit Lanto Daeng Pasewang untuk dilakukan pemeriksaan fisik luar yang disaksikan oleh orangtua korban dan keluarganya. “Namun tidak ada tanda-tanda kekerasan dalam tubuh korban. Hasil medisnya blum ada dari rumah sakit, tetapi pihak keluarga menolak untuk dilakukan outopsi,” pungkasnya.

  • Ilham

Loading

Comments

Baca Lainnya

Polres Maros Buka Suara, Isu Tangkap Lepas Pelaku Narkoba Dibantah Keras

19 April 2026 - 09:58 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam
Trending di Hukum dan Kriminal