Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Sekda Gowa Optimis Peringkat Penilaian SAKIP 2020 Naik

badge-check

					Sekda Gowa Optimis Peringkat Penilaian SAKIP 2020 Naik Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Gowa, Muchlis optimis Kabupaten Gowa bisa naik peringkat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) di tahun 2020 ini.

Hal tersebut diungkapkannya saat membuka Penilaian Mandiri Pelaksanaan Reformasi Birokrasi yang diikuti 16 Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa di Baruga Karaeng Pattingalloang, Kantor Bupati Gowa, Rabu (26/2).

Muchlis menyebutkan bahwa saat ini Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) Kabupaten Gowa mendapat predikat B dengan nilai 63,25.

“Saya harapkan disini yang 16 SKPD ini lakukan penilaian dulu untuk Reformasi Birokrasi ini dengan baik kemudian kita akan kembangkan karena tahun depan kita harap SAKIP kita sudah meningkat dari B ke BB,” ujar Muchlis.

Sementara untuk menuju predikat BB, Muchlis menyebutkan Kabupaten Gowa butuh nilai 70 ke atas. Olehnya itu, ia juga berharap tahun ini Kabupaten Gowa bisa mencapai nilai tersebut.

“Oleh itu saya juga berharap semua SKPD harus kerja dengan baik. Harapan kita, kita mencatatkan diri sebagai Kabupaten pertama yang dapat A minimal BB,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Organisasi Sekretariat Kabupaten Gowa, Azhari Azis menyebutkan bahwa ada delapan penilaian yang menjadi komponen pengungkit dalam Penilaian Mandiri Pelakasanaan Reformasi Birokrasi.

Pertama manajemen perubahan dengan bobot 5,00, penataan peraturan perundang-undangan bobot 5,00, penataan dan penguatan organisasi bobot 6,00, penataan tatalaksana memiliki bobot 5,00, penataan sistem manajemen SDM 15,00, penguatan akuntabilitas 6,00, penguatan pengawasan 12,00 dan peningkatan kualitas pelayanan publik dengan bobot 6,00.

“Pelaksanaan peniliain mandiri pelaksanaan reformasi birokrasi ini untuk mememperoleh informasi mengenai pelaksanaan reformasi birokrasi dalam upaya perbaikan yang perlu dilakukan dalam setiap SKPD. Kami sangat berharap kerja sama dalam pelaksanaan penilaian mandiri ini agar dapat terlaksana dengan baik,” harapnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah