Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Jeneponto

RSUD Jeneponto Pastikan Stok Obat Aman Meski Lonjakan Pasien Meningkat

badge-check

					Gedung RSUD Lanto Daeng Pasewang, Kabupaten Jeneponto. (Foto: Istimewa) Perbesar

Gedung RSUD Lanto Daeng Pasewang, Kabupaten Jeneponto. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Jeneponto – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Lanto Daeng Pasewang Kabupaten Jeneponto memastikan ketersediaan obat-obatan tetap aman dan tercukupi meskipun mengalami lonjakan jumlah pasien sepanjang tahun 2025.

Direktur RSUD Jeneponto, dr. St. Pasriany, menegaskan pihaknya belum pernah mengalami kekurangan stok obat karena kebutuhan pasien menjadi prioritas utama.

“Persediaan obat disepanjang tahun ini alhamdulilah aman. Meskipun terjadi lonjakan pasien, tapi persediaan obat masih dalam batas aman,” ujarnya, Minggu (14/12/2025).

Untuk menjaga kelancaran pelayanan, RSUD Jeneponto menyusun perencanaan kebutuhan obat secara sistematis menggunakan anggaran BLUD yang disiapkan setiap tahun berdasarkan patokan tahun sebelumnya dan dibahas dalam rapat jajaran manajemen.

Pengadaan obat dilakukan setiap bulan melalui sistem e-katalog dengan memanfaatkan aplikasi Aset Management Sistem (AMS) untuk memantau stok yang berkurang.

Pemilihan jenis obat ditentukan oleh Komite Farmasi dan Terapi (KFT) yang beranggotakan perwakilan dari pengguna dan tenaga farmasi.

Dr. St. Pasriany mengakui tantangan utama yang dihadapi adalah ketika stok dari distributor kosong, namun masalah tersebut dapat ditangani dengan cepat.

“Saat ini lancar, kecuali barangnya kosong dari distributor,” ucapnya.

Dukungan anggaran menjadi faktor krusial dalam pengadaan obat. Menurutnya, tidak semua rumah sakit daerah memiliki pendapatan BLUD yang cukup untuk memenuhi kebutuhan obat, mengingat anggaran tersebut juga dialokasikan untuk berbagai keperluan operasional.

“Kalau BLUD hanya untuk kebutuhan obat aman aja, tapi anggaran BLUD banyak untuk operasional saat ini,” tuturnya.

RSUD Jeneponto menegaskan komitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami berupaya agar pasien tetap mendapatkan obat yang dibutuhkan. Ini bagian dari tanggungjawab kami dalam memberikan pelayanan kesehatan,” tandasnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Bupati Jeneponto Tutup Latsar CPNS Angkatan XII, ASN Diminta Jadi Agen Perubahan

11 April 2026 - 21:26 WITA

latsar-cpns

Bupati Jeneponto Pimpin Rapat Forkopimda Diperluas, Bahas Stabilitas Harga dan Antisipasi Kemacetan Jelang Idulfitri

11 Maret 2026 - 23:39 WITA

idulfitri

Ketua TP PKK Jeneponto Turun Langsung Bagikan Sembako, 100 Keluarga Tersenyum di Bulan Ramadan

8 Maret 2026 - 12:26 WITA

Sembako

Tak Ada Bukti Nikah Siri, BK DPRD Jeneponto Tutup Kasus Dugaan Perselingkuhan MB–SR

23 Januari 2026 - 23:26 WITA

badan kehormatan

HMI Jeneponto Geruduk Polda Sulsel, Bongkar Dugaan Mandeknya Kasus Tipikor Pasar Lassang-Lassang

23 Januari 2026 - 12:39 WITA

massa aksi
Trending di Jeneponto