Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pendidikan

Rektor Unhas Sampaikan Duka Mendalam, Mahasiswa Hanyut di Maros, 2 Meninggal

badge-check

					Rektor Unhas Sampaikan Duka Mendalam, Mahasiswa Hanyut di Maros, 2 Meninggal Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Rektor Universitas Hasanuddin (UNHAS) Prof.Dr.Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc menyampaikan duka cita yang mendalam atas insiden 3 Mahasiswanya yang hanyut di Maros, 2 ditemukan meninggal dunia.

2 Mahasiswa yang berhasil ditemukan yaitu Jean Eclezia (19 tahun) dan Reski Rahim (21 tahun). Rektor Unhas juga berharap semoga 1 korban lainnya segera ditemukan.

Kedua korban ditemukan meninggal tersebut akibat hanyut dan tenggelam di Sungai Biseang La’boro (Bislab), Kabupaten Maros pada Kamis malam.

Korban pertama, Jean ditemukan sekitar pukul 21.30 WITA oleh tim SAR gabungan melakukan penyisiran aliran sungai yang deras sekitar 500 meter dari lokasi awal hanyut.

Korban kedua, Reski ditemukan pukul 23,15 Wita, sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Kedua jenazah langsung di RSUD Palaloi Kabupaten Maros untuk diproses lebih lanjut.

Selain tim SAR Gabungan, turut hadir melakukan pencarian adalah staf dosen dari Prodi Hubungan Internasional dan pimpinan fakultas.

Saat ini pencarian masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan, termasuk tim SAR Unhas yang terus berupaya menemukan satu korban lagi, Syadza (19) tahun.

Menurut Kepala Humas Unhas, Ahmad Bahar awal musibah itu terjadi pada Kamis 23 Januari 2025 sekitar pukul 16:00 Wita ketika enam orang mahasiswa Prodi Hubungan Internasional Unhas tiba di tempat wisata Bislab, untuk melakukan survei lokasi untuk kegiatan camping, survei lokasi ini dilakukan atas niat pribadi.

Setelah mengecek lokasi, mahasiswa tersebut memutuskan untuk langsung kembali, ternyata jalur yang dilalui untuk masuk sebelumnya telah dialiri aliran air sungai yang deras, karena sudah mulai gelap mereka memutuskan untuk tetap menerobos aliran, dengan cara mereka berjalan berbaris dan saling berpegangan.

Saat telah mendekati jembatan penyebrangan salah seorang dari kami, yang posisi paling depan melompat untuk menggapai tiang pegangan tangga, ternyata dia tidak menggapainya dan terjatuh di arus air yang deras dan hanyut.

Karena mereka saling berpegangan sehingga ikut tertarik, 4 dari 6 orang terjatuh ke arus air, namun 1 bisa selamat dan bergabung dengan 2 lainnya, sementara 3 orang lainnya tidak sempat menyelamatkan diri terbawa arus hingga hilang.

Loading

Comments

Baca Lainnya

HUMANISTIK UMSi Gelar HDC Season 2, Mahasiswa se-Indonesia Adu Gagasan di Sinjai

13 April 2026 - 13:53 WITA

debat mahasiswa

98 Siswa SMPN 23 Sinjai Ikuti Ujian TKA, Sekolah Tekankan Evaluasi Kompetensi

9 April 2026 - 17:28 WITA

ujian-tka

Madrasah Aliyah Pesantren Wadi Mubarak Gareccing Laksanakan Ujian Madrasah Berbasis Kertas

8 April 2026 - 19:52 WITA

ujian

Datang Diam-Diam, Chaca Siswi Berprestasi Ini Tinggalkan “Warisan” di SMPN 7 Sinjai

1 April 2026 - 22:45 WITA

penulis buku

Tembus Juara 4, Hairil Siswa SMPN 23 Sinjai Ukir Prestasi di Pemilihan Duta Pelajar Sinjai 2026

30 Maret 2026 - 19:37 WITA

duta pelajar
Trending di Pendidikan