BERITA.NEWS,Makassar – Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman rapat koordinasi (Rakor) Kesiapan Menghadapi Idul Fitri 1443 H/2022 M.
Andi Sudirman berharap Rakor ini terbentuk sinergitas lintas sektoral di Provinsi Sulsel dalam memaksimalkan untuk menjamin masyarakat aman dan sehat dalam perayaan Idul Fitri 1443 H/ 2022 Masehi.

Turut hadir Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana; perwakilan Pangdam XIV Hasanuddin; Wakapolda Sulsel; perwakilan Pangkoopsau II; Danlantamal VI.
Kabinda Sulsel; Kakanwil Kemenag Sulsel; para pejabat utama Polda Sulsel; para Kapolres se Sulsel; Kepala Basarnas Sulsel.
Kepala OPD lingkup Pemprov Sulsel; serta dari MUI Sulsel; PBNU Sulsel; Pertamina; Angkasa Pura; Pelindo; dan PLN.
“Kita harap dengan sinergitas bersama seluruh lintas sektoral untuk meningkatkan pengamanan dan pengawalan
agar terciptanya rasa aman dan nyaman bagi masyarakat selama pelaksanaan mudik di Sulsel,” tuturnya.
Terlebih lagi, kondisi pandemi Covid-19 di Sulsel sudah mulai melandai.
Olehnya itu diharapkan kesadaran bersama agar masyarakat tetap mematuhi aturan selama pelaksanaan mudik.
“Alhamdulillah, tahun ini bapak Presiden (Joko Widodo) memberikan kebijakan kepada masyarakat untuk kelonggaran pelaksanaan mudik.
Tentu euforia masyarakat tinggi untuk melaksanakan mudik. Apalagi ini menjadi tahun pertama pelaksanaan mudik selama pandemi Covid-19,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sudjana berharap agar seluruh lintas sektoral untuk saling berkoordinasi dalam membentuk kesiapsiagaan.
Ia menyebutkan, masyarakat yang akan mudik ke Sulsel, berkisar 1 juta orang. Diantaranya melalui jalur laut sekitar 450 ribu orang.
“Adapun operasi Ketupat tahun ini selama 12 hari mulai 28 April hingga 9 Mei 2022, dalam rangka Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1442 H.
Melibatkan sekitar 5.400 personil gabungan, dari Polri, TNI, serta instansi terkait. Diantaranya Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Basarnas dan instansi lainnya,” jelasnya.
Dalam memberikan layanan ke masyarakat, pihaknya membangun 45 pos pengamanan, 33 pos pelayanan dan 6 pos terpadu.
![]()





























