BERITA.NEWS,Makassar- Kepala BKN RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh memberikan apresiasi terhadap langkah progresif Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan yang telah menerapkan sistem manajemen talenta full bagi pejabat dan ASN.
“Ada dua apresiasi kami kepada Sulsel. Pertama, Provinsi Sulawesi Selatan merupakan generasi pertama di Indonesia tengah dan timur yang menerapkan manajemen talenta,” ungkap Prof Zudan.

Ia juga mengapresiasi Gubernur Sulsel berhasil menggerakkan 11 kabupaten/kota untuk mengikuti ekspose manajemen talenta tahap 1 sebagai bagian dari percepatan implementasi sistem tersebut di daerah.
“Artinya hampir 50 persen sudah siap menerapkan sistem ini. Tidak banyak provinsi yang mampu seperti Sulsel dalam memahami pentingnya manajemen talenta,” jelasnya.
Menurut Prof Zudan, penerapan manajemen talenta menjadi strategi penting dalam mempercepat pencapaian visi dan misi kepala daerah melalui penyiapan kader-kader ASN terbaik.
“Dengan manajemen talenta, visi misi kepala daerah bisa lebih cepat tercapai karena dijalankan oleh kader-kader terbaik. Ke depan, kalau sistem ini sudah matang, maka mencari kader pemimpin birokrasi akan jauh lebih mudah,” ujarnya.
Ia juga memberikan atensi atas keberhasilan Pemprov Sulsel yang telah menerapkan sistem manajemen talenta pada pejabat eselon II, III, dan IV pada tahun 2025 dan awal 2026 baru-baru ini.
“Untuk Sulsel, penerapan pada pejabat eselon II, III, dan IV sudah berjalan dan berhasil. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel atas komitmennya ini bisa jadi contoh bagi daerah lain,” tutupnya.
Sementara itu, Gubernur Andi Sudirman mengatakan lewat sistem manajemen talenta, proses penempatan dan pengembangan pejabat dan ASN menjadi lebih efektif dan tidak lagi rumit karena berbasis kompetensi dan kapasitas kerja.
“Dengan adanya sistem ini, kita bisa lebih cepat memilih orang-orang yang bekerja efektif dan mampu menjalankan program dengan baik,” jelasnya.
![]()





























