Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Internasional

Puluhan Politikus Republik Beralih Dukung Capres Joe Biden

badge-check

					Calon Presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden. Lebih dari dua lusin eks anggota Kongres AS dari Partai Republik mendukung Joe Biden. (AP/Matt Rourke) Perbesar

Calon Presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden. Lebih dari dua lusin eks anggota Kongres AS dari Partai Republik mendukung Joe Biden. (AP/Matt Rourke)

BERITA.NEWS, Jakarta – Puluhan mantan anggota Kongres Amerika Serikat dari Partai Republik menyatakan mendukung calon presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden.
Hal itu terjadi di hari pertama Kongres Nasional Partai Republik yang digelar pekan ini.

Seperti dilansir CNN, Selasa (25/8), di antara sekitar 25 para politikus Partai Republik yang beralih mendukung Biden adalah mantan senator Jeff Flake dan eks anggota dewan perwakilan dari Pennsylvania, Charlie Dent.

Politikus lain dari Partai Republik yang memutuskan mendukung Biden adalah Steve Bartlett, Bill Clinger, Tom Coleman, Charles Djou, Mickey Edwards, Wayne Gilchrest, Jim Greenwood, Bob Inglis, Jim Kolbe, Steve Kuykendall, Ray LaHood, Jim Leach, Susan Molinari, Connie, Mike Parker, Jack Quinn, Claudine Schneider, Christopher Shays, Peter Smith, Alan Steelman, Jim Walsh, Bill Whitehurst, dan Dick Zimmer.

Meski begitu, petahana Donald Trump dinilai masih tetap populer di mata Partai Republik.

Dent menyatakan dia memutuskan mendukung Biden karena kecewa Partai Republik terlalu menitikberatkan perhatian dan mulai ketergantungan dengan sosok Trump.

“Banyak mantan anggota Kongres yang tidak senang dengan haluan partai. Kami memahami politik itu dinamis. Namun, ketika mereka berubah seharusnya ke arah lebih baik. Dan saya pikir wajar kalau saya prihatin Partai Republik terlalu mendukung Trump. Saya pikir ada kekhawatiran tentang pemikiran nativisme, proteksionisme dan isolasi,” kata Dent, mengutip CNN Indonesia.

Sejumlah politikus Partai Republik yang turut mendukung Biden termasuk mantan Gubernur Ohio John Kasich dan mantan Menteri Luar Negeri Colin Powell. Keduanya bahkan berpidato di Konvensi Nasional Partai Demokrat pekan lalu.

Akan tetapi, juru bicara tim sukses Trump, Tim Murtaugh, menyatakan dukungan untuk Biden dari segelintir politikus Partai Republik tidak berarti apapun.

“Joe Biden adalah bentuk kegagalan di Washington selama setengah abad. Jadi tidak mengherankan mereka mencoba melindungi diri sendiri. Dukungan kepada Presiden Trump sangat deras, lebih dari 95 persen, baik di antara kalangan dan simpatisan Republik maupun basis konstituen Biden seperti Afro-Amerika, Latin serta serikat buruh,” kata Murtaugh.

Pemungutan suara pemilihan presiden AS akan digelar pada 3 November mendatang. Kandidat yang bersaing adalah Donald Trump-Mike Pence dari Partai Republik, Joe Biden-Kamala Harris dari Partai Demokrat, dan Jo Jorgensen dari Partai Libertarian.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Harapan Damai di Ujung Tanduk, Pembicaraan AS–Iran Terhenti di Islamabad

12 April 2026 - 13:07 WITA

Iran Kunci Selat Hormuz di Tengah Perang, Janji Dibuka Usai Konflik

11 April 2026 - 10:13 WITA

Erdogan Menang Pilpres, Pimpin Turki Hingga 2028

29 Mei 2023 - 10:12 WITA

Indonesia Bekuk Thailand 5 – 2 di Final, Raih Emas Setelah 32 Tahun

16 Mei 2023 - 23:30 WITA

Andalan Pakai Baju Adat Jadi Pembicara di Forum UNESCO

22 Februari 2023 - 14:44 WITA

Trending di Internasional