BERITA.NEWS,Makassar- Pj Gubernur Sulsel Prof Zudan Arif Fakrulloh menyampaikan sejumlah tugas penting dari Presiden Jokowi dan Mendagri Tito Karnavian selama menjabat.
Hal itu ia sampaikan saat agenda silaturahmi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pejabat Pemprov dan tokoh masyarakat/agama di Rujab Gubernur.

Prof Zudan mengatakan tugas-tugas penting yang diberikan Presiden RI kepada kepala daerah, yakni mengendalikan inflasi, menurunkan kemiskinan ekstrem, menurunkan stunting.
Kemudian, mempercepat proses perizinan investasi, memaksimalkan belanja APBD untuk PDN, memaksimalkan potensi daerah kabupaten dan kota, menjaga stabilitas politik dan keamanan menjelang Pemilu 2024, serta menjamin kebebasan beragama.
Program itu konsisten ia jalankan selama menjabat Pj Gubernur di Gorontalo dan Sulawesi Barat (Sulbar).
“Program Bapak Jokowi itu konsisten, sejak saya di Gorontalo konsisten untuk menurunkan kemiskinan dan kemiskinan ekstrem,” paparnya.
Soal penanganan stunting, Prof Zudan menyampaikan tekad Presiden untuk menurunkan angka stunting menjadi 14 persen di tahun ini.
Ia meminta dukungan semua pihak agar menyebarkan informasi tentang pentingnya nutrisi, terutama bagi anak-anak hingga usia 2 tahun agar masih dapat mengonsumsi Air Susu Ibu (ASI).
Prof Zudan juga menekankan pentingnya pendidikan dan kesehatan bagi generasi muda.
“Ini adalah yang harus kita tangani bersama, yakni inflasi, kemiskinan, stunting, dan pencegahan pernikahan anak,” katanya.
Selain itu, ia juga memuji penanganan inflasi di Sulawesi Selatan, yang pada Mei 2024 mencatat inflasi year-on-year sebesar 2,6 persen, salah satu yang terendah di Indonesia atau terendah nomor 7 seluruh Indonesia.
“Ini yang dilakukan Mas Bahtiar, Pak Sekda dan teman-teman PPID, bersama BI, BPS dan ini bagus sekali,” ucapnya.
Prof Zudan menantang para pemangku kepentingan untuk menurunkan tingkat inflasi lebih lanjut menjadi 2,1 persen, yang akan berdampak positif pada sentimen pasar dan harga konsumen.
Namun, yang penting nilai tukar petani tetap di atas 100 agar tidak rugi.
Dengan semangat kolaborasi, Prof. Zudan mengajak semua pihak untuk membawa Sulsel ke tingkat yang lebih tinggi. “Mari kita bersama-sama membawa masyarakat Sulsel untuk lebih berbahagia dan sejahtera,” tutupnya.
Sementara itu, Penjabat Sekprov Sulsel, Muhammad Arsjad, menyampaikan kesannya sejak pertama menghadiri pelantikan Pj Gubernur Prof Zudan.
Setelah pelantikan, OPD yang masih ada di Jakarta langsung melaksanakan pertemuan bersama Prof Zudan.
“Saya pikir di pertemuan itu untuk kenal-kenalan. Ternyata beliau meminta kami menjelaskan kondisi Sulawesi Selatan.
Beliau langsung melakukan mapping, pemetaan kondisi Sulawesi Selatan seperti apa dan sampai dengan tadi itu sudah rapat koordinasi ketiga, itu katanya belum apa-apa itu. Jadi langsung tancap gas,” pungkasnya.
![]()





























