Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Presiden Jokowi Ingin Daerah Lain Mencontoh Rehabilitasi Mangrove Bali

badge-check

					Presiden Joko Widodo bersama rombongan meninjau hutan mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali pada Jumat (8/10/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Laily Rachev/am. Perbesar

Presiden Joko Widodo bersama rombongan meninjau hutan mangrove di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Kabupaten Badung, Bali pada Jumat (8/10/2021). ANTARA/HO-Biro Pers Setpres/Laily Rachev/am.

BERITA.NEWS, Jakarta – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar daerah lain dapat mencontoh model rehabilitasi mangrove seperti yang diterapkan di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Bali.

“Model rehabilitasi mangrove seperti inilah yang ingin kita replikasi, kita ‘copy’ untuk program rehabilitasi mangrove di provinsi-provinsi lain,” kata Presiden Jokowi, di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Bali, Jumat (8/10/2021).

Presiden Jokowi hadir di lokasi tersebut untuk meninjau pelaksanaan penanaman mangrove. Turut serta dalam peninjauan antara lain Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, Gubernur Bali I Wayan Koster, dan pejabat terkait lainnya.

“Yang ini akan terus kita lakukan di kawasan-kawasan pesisir untuk memulihkan, melestarikan kawasan hutan mangrove kita, dan juga untuk mengantisipasi dan memitigasi perubahan iklim dunia yang terus dan akan terjadi,” ujar Presiden.

Menurut Presiden Jokowi, Taman Hutan Raya Ngurah Rai telah dibangun sejak 2003.

“Dan merupakan tempat percontohan rehabilitasi ekosistem hutan mangrove di negara kita yang memadukan pendidikan, edukasi, pariwisata, dan juga untuk penguatan ekonomi masyarakat,” kata Presiden.

Baca Juga :  Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Melalui penanaman mangrove, Presiden Jokowi mengungkapkan harapannya kawasan tersebut dapat mengurangi energi gelombang.

“Bisa melindungi pantai dari abrasi, juga bisa menghambat intrusi air dan memperbaiki kualitas lingkungan baik di lingkungan pesisir maupun habitat di pantai,” kata Presiden pula.

Ia berharap akan ada peningkatan baik produksi ikan dan hasil laut lainnya.

“Utamanya kepiting yang cocok untuk mangrove ini dan yang paling akhir adalah bisa meningkatkan pendapatan masyarakat, dan ini juga nanti mungkin akan menjadi salah satu ‘venue’ yang akan kita perlihatkan kepada pemimpin-pemimpin G-20 tahun depan,” ujar Presiden.

Wilayah Taman Hutan Raya Ngurah Rai Secara administrasi pemerintahan terletak di Teluk/Tanjung Benoa dan sekitarnya pada wilayah Kecamatan Kuta dan Kuta Selatan, Kabupaten Badung seluas 627 hektare, dan Pulau Serangan, Kecamatan Denpasar Selatan, Kota Denpasar seluas 746,50 hektare

Lingkungan alam kawasan Tahura Ngurah Rai memiliki potensi keindahan alam dan keanekaragaman hayati berupa hutan mangrove, hewan darat (jenis-jenis burung, binatang merayap) dan hewan air (jenis-jenis ikan, moluska dan udang).

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional