Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Polda Dalami Kasus Instalasi Pipa Palopo, Laksus Desak Periksa “Putra Mahkota”

badge-check

					Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo. Perbesar

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo.

BERITA.NEWS, Makassar – Penyidik Ditkrimsus Polda Sulawesi Selatan masih mendalami kasus dugaan korupsi proyek instalasi pipa di Kota Palopo Rp15 miliar pasca penetapan tujuh orang tersangka.

Pendalaman dilakukan kepolisian menurut informasi yang dihimpun, penyidik mengincar beberapa pihak yang turut menikmati dugaan markup proyek tersebut. Dimana kasus dugaan tipikor diduga menyeret putra mahkota atau anak Walikota Palopo, FKJ.

“Setelah ekspose penetapan tujuh orang tersangka, kasusnya masih jalan dan didalami penyidik,”ungkap Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo kepada BERITA.NEWS. 

Kasus itu mengakibatkan Kerugian Keuangan Negara berdasarakan hasil perhituangan BPK RI sebesar Rp 5.543.391.996,91.

Diketahui, tujuh orang tersangka yakni. 1. Ir. Irwan Arnold, S.T selaku PPK, 2. Fausiah Fitriani, S.T selaku PPK, 3. Hamsyari, S.T selaku POKJA, 4. Anshar Dachri selaku POKJA, 5. Ir. Muhammad Syarif selaku Direktur PT. Indah Seratama, 6. Drs. Asnam Andres selaku Direktur PT. Duta Abadi dan7. Bambang Setijowidodo selaku Direktur PT. Perdana Cipta Abdipertiwi.

Baca Juga :  27 Oktober 2026, Makassar Tuan Rumah Konfrensi Musik Indonesia

Direktur LSM Laksus Muhammad Ansar meminta Kapolda Sulsel agar kasus ini salah satu perkara prioritas untuk diusut tuntas. Bahkan ia mendesak memeriksa sejumlah pihak yang belum diperiksa termasuk putra mahkota Farid Kasim Judas akronim FKJ.

“Perkara ini bagian dari korupsi secara berjamaah. Polda harus berani memeriksa siapa pun walaupun anak kepala daerah,”tegas Muh Ansar.

Sementara itu, pegiat antikorupsi Palopo Yertin Ratu mengapresiasi langkah Polda Sulsel terus mendalami perkara tersebut. 

“Kami hanya menunggu langkah profesional aparat kepolisian dalam menuntaskan kasus itu,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Palopo FKJ saat dicoba dikonfirmasi via selular sedang diluar jangkauan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Panitia Ajak Alumni di Seluruh Indonesia Meriahkan Mubes IKA Unhas

18 April 2026 - 21:55 WITA

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Trending di Daerah