Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pesta Miras di Kabupaten Bone Berakhir Tragis

badge-check

					Korban Penikaman di Kabupaten Bone, Rustang alias Karang, 34 tahun. (Int) Perbesar

Korban Penikaman di Kabupaten Bone, Rustang alias Karang, 34 tahun. (Int)

BERITA.NEWS, Bone – Pesta miras (minuman keras) yang diadakan di Dusun Buhu, Desa Waetuwo, Kecamatan Kajuara, Kabupaten Bone berakhir dengan tragis. Salah satu dari peserta pesta miras bernama Rustang Alias Karang (34) meregang nyawa setelah ditikam oleh temannya sendiri. Korban sempat mendapatkan pertolongan pertama di Puskesmas Balangnipa, akan tetapi nyawanya sudah tidak tertolong.

Inspektur Dua Rayendra selaku Paur Hubungan Masyarakat Kepolisian Resort Bone mengatakan Rustang tewas ditangan temannya sendiri yang bernama Faisal (25) yang merupakan warga Jawi-jawi, Desa Bulu Tanah, Kajuara, Bone.

“Warga sempat menolong korban dan dibawa ke Pusksesmas Balangnipa, Kabupaten Sinjai, untuk perawatan medis. Namun nyawa korban tidak tertolong lagi dan menghembuskan nafas terakhirnya di Puskesmas,” ujar Rayendra seperti dilansir dari laman Tagar.id, Senin, (6/7/2020).

Penikaman bermula saat Faisal bersama Rustang dan teman – temannya sedang melangsungkan pesta miras. Faisal yang dalam pengaruh alkohol sudah merasa tidak sanggup lagi untuk minum dan ingin berpamitan untuk pulang.

Saat berpamitan, Rusatang teman – temannya tidak memberikan izin dan meminta Faisal untuk tetap melanjutkan pesta minum – minum. Akibatnya, terjadi adu mulut dan pengeroyokan terhadap Faisal. Beruntung, Faisal masih berhasil kabur dan menyelamatkan diri.


Baca Juga :


“Karena merasa sakit hati dikeroyok, Faisal ini ke rumahnya mengambil badik lalu kembali ke lokasi mencari orang telah memukulnya. Tapi di lokasi, tinggal Rustang yang ditemukan sehingga pelaku langsung menikam Rustang ini secara membabi-buta,” ucapnya.

Aksi Faisal menikam Rustang secara membabi buta ini terhenti, setelah orang tuanya langsung menahan dan mengamankannya. Kemudian, Faisal dibawa pulang oleh orang tuanya dan ia meninggalkan korban di lokasi yang tersungkur di tanah dalam keadaan terluka berlumuran darah.

“Pelaku menikam korban secara bertubi-tubi yang mengenai bagian perut sebelah kiri, dada, wajah, kepala bagian belakang, pergelangan kaki sebelah kanan, paha dan belakang korban,” ungkapnya.

Sumber: Tagar.id

Loading

Comments

Baca Lainnya

Polres Maros Buka Suara, Isu Tangkap Lepas Pelaku Narkoba Dibantah Keras

19 April 2026 - 09:58 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam
Trending di Hukum dan Kriminal