Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pemkab Takalar Gerak Cepat Tangani Isu Keracunan Makanan Bergizi di Marbo

badge-check

					Pemkab Takalar Gerak Cepat Tangani Isu Keracunan Makanan Bergizi di Marbo Perbesar

BERITA.NEWS -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar langsung bergerak menyikapi adanya dugaan keracunan makanan oleh sejumlah siswa SD di Kecamatan Mangarabombang Kabupaten Takalar.

Sejumlah media daring memberitakan adanya siswa SDN No 58 Lengkese, Kecamatan Mangarabombang, Kabupaten Takalar, diduga keracunan setelah mengonsumsi Makanan Bergizi Gratis pada Rabu, 26 Februari 2025.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Takalar, dr. Nilal Fauziah menjelaskan langkah langkah yang telah dan akan dilakukan pihaknya menyikapi masalah ini.

“Hari ini juga kami menerjunkan tim surveylance dari dinas kesehatan. Kejadian ini di 3 SD, yakni di SD Kapunrengan 10 siswa, SD Bonto Ba’do 1 orang dan
SD Lengkese 1 orang siswa. Jadi tidak massal sifatnya. Karena jumlah anak yang di berikan makanan ada 97 orang.”kata dr Nilal.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

Saat ini, Nilal menambahkan bahwa sampel makanan sudah dibawa dan sedang diperiksa di laboratorium kesehatan.

“Jadi kita belum bisa memastikan apakah dari sumber makanan karena korbannya tidak massal. Artinya banyak kemungkinan. Termasuk bisa saja berasal dari air minum yang sebagian besar dibawa anak anak dari rumahnya.”kuncinya.

Sementara itu, Sekda Takalar Dr. Muhammad Hasbi meminta kepada seluruh masyarakat Takalar untuk tidak panik menyikapi informasi ini.

“Kami himbau masyarakat tidak panik. Ini kejadian pertama dan tidak massal. Percayakan kepada pemerintah untuk menangani hal ini. Kami yakinkan, program ini demi perbaikan asupan gizi untuk anak-anak kita.”kata Dr. Hasbi.(*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah