Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Liputan Ramadan

Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1441 Hijriah Jatuh pada Minggu

badge-check

					Menteri Agama Fahrur Rozi (kiri) didampingi Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin (kanan) berdiri usai menyampaikan hasil Sidang Isbat penentuan awal Ramadhan 1441 Hijriah dari Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (23/4/2020). ANTARA FOTO/Humas Kemenag-Romadanyl/mrh/aww. Perbesar

Menteri Agama Fahrur Rozi (kiri) didampingi Dirjen Bimas Islam Kamaruddin Amin (kanan) berdiri usai menyampaikan hasil Sidang Isbat penentuan awal Ramadhan 1441 Hijriah dari Kantor Kementerian Agama, Jakarta, Kamis (23/4/2020). ANTARA FOTO/Humas Kemenag-Romadanyl/mrh/aww.

BERITA.NEWS, Jakarta – Sidang isbat awal Syawal 1441 Hijriah yang digelar Kementerian Agama di Jakarta, Jumat petang, menetapkan Idul Fitri jatuh pada Minggu (24/5).

“Semua melaporkan tidak melihat hilal (bulan baru). Oleh karena, metode hisab posisi hilal di bawah ufuk dan laporan perukyat tidak melihat hilal maka sidang isbat secara bulat menetapkan 1 Syawal 1441 Hijriah jatuh pada Minggu, 24 Mei 2020,” kata Menteri Agama Fachrul Razi dalam telekonferensi persnya di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Adapun sidang isbat itu digelar dengan menaati protokol kesehatan COVID-19 dengan adanya pembatasan peserta untuk mengurangi potensi berkumpulnya undangan dalam kerumunan.

Dengan begitu, sidang hanya dihadiri beberapa tamu undangan sementara unsur pimpinan ormas Islam diundang sidang isbat melalui aplikasi pertemuan daring.

Pembatasan juga berlaku bagi peliputan insan media yang tidak dapat hadir langsung dalam kegiatan tersebut tetapi dapat menyimak melalui siaran langsung di televisi yang ditunjuk dan via media sosial Kementerian Agama.

Pakar astronomi dari Tim Falakiyah Kementerian Agama Cecep Nurwendaya mengatakan Kemenag menyebar perukyat di 80 titik di seluruh Indonesia.

Menurut Cecep, penetapan awal bulan hijriyah didasarkan pada hisab dan rukyat. Proses hisab sudah ada dan dilakukan oleh hampir semua ormas Islam.

“Secara hisab, awal Syawal 1441H jatuh pada hari Minggu. Ini sifatnya informastif, konfirmasinya menunggu hasil rukyat dan keputusan sidang isbat,” katanya.

. Antara

Loading

Comments

Baca Lainnya

PT Pegadaian Wilayah SulSelBarRa Maluku Santuni  Anak Panti Asuhan di Ramadan Bareng Tring 

1 Maret 2026 - 12:16 WITA

LAZ Hadji Kalla Paparkan Program 2026, Rp 49 M Zakat dan Infaq Siap Disalurkan

26 Februari 2026 - 21:38 WITA

Safari Ramadan di Manggala, Munafri Serukan Makmurkan Masjid 

25 Februari 2026 - 05:50 WITA

Safari Ramadan di Kecamatan Wajo, Munafri Ingatkan Ketertiban dan Bahaya Konvoi Sahur

23 Februari 2026 - 11:08 WITA

Jelang Ramadan, Pertamina Regional Sulawesi Tingkatkan Distribusi LPG 3 Kg Sulselbar

16 Februari 2026 - 19:26 WITA

Trending di Liputan Ramadan