Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Pemerintah Tambah Tempat Karantina bagi PPLN

badge-check

					Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar) Perbesar

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

BERITA.NEWS, Jakarta – Pemerintah akan menambah sejumlah tempat yang akan menjadi pintu masuk dan tempat karantina bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN).

“Pemerintah mempersiapkan pintu-pintu baru, selain di Jakarta disiapkan juga di Juanda maupun tempat lain yang tentunya disiapkan kekarantinaan,” ujar Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat Konferensi Pers Hasil Ratas Evaluasi PPKM yang disaksikan secara daring, Senin (3/1/2022).

Selain pintu darat, lanjutnya, pemerintah juga menyiapkan akses masuk di lintas batas yakni Entikong, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

“Selanjutnya juga yang masuk laut antara lain Batam, Tanjung Pinang yang seluruh Kepri juga disiapkan terkait dengan kekarantinaan,” ujarnya.

Baca Juga :  Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

PPLN yang dimaksud adalah Pekerja Migran Indonesia (PMI), pelajar/mahasiswa, atau pegawai pemerintah yang kembali dari perjalanan dinas luar negeri, kemudian WNA dan diplomat asing.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan yang turut hadir pada konferensi pers mengatakan per Senin ini, pemerintah menetapkan untuk memangkas waktu karantina dari yang sebelumnya 10-14 hari menjadi 7-10 hari. Hal tersebut dikarenakan penurunan kasus Omicron di Indonesia di mana 23 persen dari 152 pasien telah dinyatakan sembuh.

“Angka ini memang masih kami lihat cukup baik dibandingkan yang lain,” ujar Luhut.

Kendati demikian, Luhut mengatakan bahwa pemerintah tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap varian Omicron dengan menggencarkan vaksinasi, menyiapkan obat-obatan, rumah sakit, tenaga kesehatan dan lain sebagainya.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional