Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Pembicara di LK II HMI Cagora, Bupati Adnan: Indonesia Emas di Tangan Pemimpin Milenial

badge-check

					Pembicara di LK II HMI Cagora, Bupati Adnan: Indonesia Emas di Tangan Pemimpin Milenial Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berbagai pengalaman tentang bagaimana cara mewujudkan Indonesia emas.

Menurutnya, ada tiga kunci untuk mencapai terwujudnya Indonesia emas, salah satunya melalui kepemimpinan daerah. Di mana pemimpin daerah yang dibutuhkan masyarakat adalah pemimpin yang mampu bertransformasi mengikuti perkembangan zaman yang ada atau dengan kata lain pemimpin milenial.

“Banyak contoh kepala daerah yang memiliki gaya kepemimpinan milenial walaupun dari segi umur mereka bukan kalangan millenial, seperti Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo,” katanya saat menjadi narasumber pada pelaksanaan Intermediate Training atau LK-II Nasional Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Gowa Raya (Cagora) secara virtual, Kamis (4/3/2021).

Dalam kesempatan ini Bupati Adnan membawakan materi tentang Kepemimpinan Daerah Sebagai Upaya Mewujudkan Civil Society Indonesia Emas.

Lanjut orang nomor satu di Gowa ini, untuk mewujudkan Indonesia emas, partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan juga dibutuhkan untuk memajukan suatu daerah. Pemerintah membutuhkan dukungan dari masyarakat terutama dalam memberikan kritikan yang disertai dengan saran dan masukan.

“Karena pembangunan tidak akan mungkin dilakukan oleh pemerintah saja tapi harus ada keterlibatan semua pihak salah satunya dalam hal ini masyarakat,” ujar Adnan.

Lebih lanjut, Adnan menyebutkan dalam teori pentahelix ada lima pilar pembangunan yang harus berkolaborasi, yaitu Pemerintah, akademisi, bisnisman atau swasta, media dan komunitas.

“Community atau komunitas di sini termasuk HMI Cabang Gowa Raya masuk dalam pilar pembangunan. Kita mau HMI bisa mengambil peran dalam pembangunan bangsa ini,” ujarnya.

Ia berharap melalui LK II Nasional yang diikuti perwakilan Cabang HMI seluruh Indonesia ini bisa bisa membentuk Sumber Daya Manusia (SDM) unggul yang akan berkontribusi untuk memajukan bangsa Indonesia.

“Saya yakin dan percaya kalau LK II ini dilaksanakan untuk calon-calon pemimpin di masa yang akan datang. Apalagi HMI saat ini sudah banyak kadernya yang menjadi pemimpin, baik kepala daerah maupun nasional,” tutupnya.

  • Putri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah