Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Para Pelaku Pariwisata Berharap Pada Vaksin

badge-check

					dr. Syahriza Syarif, MPH, Ph.D (Ahli Epidemiologi FKM UI) bersama Theodorus Jodimarlo (Pengusaha Travel & Juice Pakcoy) menjadi pembicara dalam dialog produktif bertema Vaksin+3M: Jurus Ampuh Lawan COVID-19 di Jakarta, Kamis, 3 Desember 2020. Perbesar

dr. Syahriza Syarif, MPH, Ph.D (Ahli Epidemiologi FKM UI) bersama Theodorus Jodimarlo (Pengusaha Travel & Juice Pakcoy) menjadi pembicara dalam dialog produktif bertema Vaksin+3M: Jurus Ampuh Lawan COVID-19 di Jakarta, Kamis, 3 Desember 2020.

BERITA.NEWS, Jakarta – Kehadiran vaksin menjadi penting ketika angka positif COVID-19 menunjukkan penambahan kasus setiap hari. Angka-angka kasus positif yang terus bertambah ini tidak hanya terjadi di Indonesia, tapi juga banyak di negara lainnya. Kehadiran vaksin, tidak hanya diharapkan untuk melandaikan kurva penambahan kasus tapi juga memulihkan banyak sektor usaha, salah satunya dunia pariwisata.

“Kami di sektor pariwisata sudah cukup menderita sembilan bulan lebih. Tentunya kami sangat menyambut baik dengan adanya vaksin. Karena dengan adanya vaksin, pastinya ekonomi bisa kembali pulih,” ujar Jodi Marlo, seorang pengusaha travel, dalam Dialog Produktif dengan tema, ‘Vaksin+3M: Jurus Ampuh Lawan COVID-19’ yang diselenggarakan di Media Center Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), Kamis (3/12/2020).

Ia menilai vaksinasi akan mendukung upaya pemerintah yang tengah mulai menghidupkan kembali aktivitas ekonomi di sektor pariwisata. “Tentunya juga kami akan mendukung program pemerintah seperti CHSE agar fokus juga mengenai kesehatan dan konsumen kita tetap menjaga kesehatan,” lanjutnya.

CHSE adalah Cleanliness, Health, Safety, Environment – sertifikasi standar kebersihan pelaku wisata yang digalakkan pemerintah melalui Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/ Baparekraf) dalam Adaptasi Kebiasaan Baru ini.

Kehadiran vaksin tentu menjadi angin segar bagi para pelaku dunia usaha. Namun upaya ini akan menjadi tidak berarti, jika masyarakat tidak patuh dalam menjalankan protokol kesehatan, 3M, Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan. (*)

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional