Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Para Difabel Antusias Ikut Vaksinasi: Ayo Jangan Takut Divaksin!

badge-check

					Suasana vaksinasi di Taman Budaya Sobokarti Semarang, Kamis (19/8/2021). Perbesar

Suasana vaksinasi di Taman Budaya Sobokarti Semarang, Kamis (19/8/2021).

BERITA.NEWS, Semarang – Program vaksinasi terus digenjot di Semarang, Jawa Tengah. Hari ini, Kamis (19/8/2021), salah satu lokasi vaksinasi ada di Taman Budaya Sobokarti. Vaksinasi kali ini diprioritaskan untuk para difabel.

Jawa Tengah sendiri mendapat alokasi vaksin Sinopharm dari Presiden Joko Widodo untuk 69.840 penyandang disabilitas.

Sejumlah difabel terlihat mengikutinya dengan antusias. Meski dengan keterbatasan, tak mengurangi semangat mereka untuk mendapatkan vaksin.

Kayla dan ibunya, Dewi, menjadi penerima vaksin Sinopharm pertama. Keduanya gembira setelah penantian dan pencarian, akhirnya bisa mendapatkan vaksin.

“Alhamdulillah seneng ya, apalagi kan buat anak-anak ya. Dia (Kayla) kan (usianya) 14 tahun, sekarang SMP,” kata Dewi, ibu dari Kayla, penyandang disabilitas asal Semarang.

Menurut Dewi, dirinya sudah lama mencari kesempatan untuk mendapatkan vaksin. Terutama, untuk anaknya yang difabel.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Dirinya mengaku mendapatkan informasi vaksinasi untuk disabilitas dari status WhatsApp salah satu teman komunitas difabel.

Setelah membaca status di WhatsApp itu, dirinya langsung menindaklanjutinya. Bahkan, Dewi selaku pendamping juga bisa menerima vaksin. Dia pun menerima vaksin Sinopharm tersebut.

“Saya ikut daftar alhamdulillah bisa. Kebetulan saya belum vaksin, diberikan juga untuk pendamping tadi, ya alhamdulillah banget. Apapun (jenis vaksinnya) selama itu bisa jadi minimal bikin tameng buat kita, ya oke aja. Pemerintah sudah cukup berusaha untuk itu,” jelasnya.

Meski sudah divaksin, akan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam kesehariannya.

Dia pun mengajak kepada teman-tenan difabel lainnya agar tidak takut vaksin. Menurutnya, banyak komunitas difabel yang bisa memfasilitasi dan harus dimanfaatkan.

“Ayo jangan takut vaksin, banyak komunitas yang bisa memfasilitasi manfaatkan itu karena untuk kepentingan bersama,” ujar Dewi lagi.

  • Yon

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah