Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Makassar

Pandawa Pattingalloang Geram, Soroti Viral Foto Tersangka Uang Palsu dengan Pejabat Ditjenpas Sulsel

badge-check

					Ketua Umum Organisasi Masyarakat Pandawa Pattingalloang, Muh Jamil. (Foto: Istimewa) Perbesar

Ketua Umum Organisasi Masyarakat Pandawa Pattingalloang, Muh Jamil. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Makassar – Sebuah foto yang memperlihatkan pertemuan antara Annar Salahuddin Sampetoding (ASS), tersangka utama kasus produksi dan peredaran uang palsu di Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, dengan seorang petinggi Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sulawesi Selatan (Sulsel), berinisial HA, menjadi viral di media sosial.

Dalam foto tersebut, ASS tampak mengenakan baju hijau stabilo dengan tulisan “Mapenaling Rutan Makassar” di bagian belakang, sedang berbincang dengan HA di sebuah ruangan yang tampak hanya dihadiri oleh mereka berdua.

Menanggapi viralnya foto tersebut, Ketua Umum Organisasi Masyarakat (Ormas) Pandawa Pattingalloang, Muh Jamil, menyatakan kekecewaannya terhadap klarifikasi yang diberikan oleh HA. Menurutnya, alasan yang disampaikan HA tidak masuk akal dan terkesan klasik.

“Itu kepala bidang asal bicara saja, mana bisa kalau HP yang kepencet tiba-tiba update history sambil ada ketikan bilang ruwet-ruwet kan itu tidak masuk di akal. Itu alasan klasik,” ujar Emil, sapaan akrab Muh Jamil, dengan nada geram pada Selasa (11/3/2025).

Baca Juga :  Tanpa Konflik, Penertiban Lapak di Tallo Berjalan Tertib

Emil menambahkan bahwa peristiwa tersebut menunjukkan adanya kelemahan sistem di jajaran Kanwil Ditjenpas Sulsel, yang kemungkinan dipicu oleh tindakan petinggi seperti HA.

“Dari itu kita bisa menilai bahwa kesalahan yang terjadi di jajaran Kanwil Ditjenpas Sulsel, khususnya di UPT, mungkin dipicu oleh petinggi seperti HA,” ujarnya.

Sebelumnya, HA memberikan klarifikasi bahwa foto yang beredar adalah foto lama saat ASS pertama kali masuk ke rutan.

Ia menegaskan bahwa pertemuan tersebut berlangsung di ruang bimbingan narapidana sebagai bagian dari prosedur standar rutan.

“Itu foto lama, saat pertama kali dia masuk ke rutan. Waktu itu dia tertekan, jadi saya hanya mengecek kondisinya,” jelas HA.

Namun, klarifikasi tersebut tidak sepenuhnya diterima oleh publik. Banyak pihak yang mempertanyakan apakah pertemuan tersebut hanya sebatas pemeriksaan rutin atau ada kepentingan lain di baliknya.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak Ditjenpas Sulsel terkait insiden ini. Publik masih menunggu perkembangan lebih lanjut, termasuk kemungkinan penyelidikan internal atas pertemuan tersebut.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Antisipasi Kemarau Panjang, Damkar Makassar Siagakan 7 Posko & 60 Armada

17 April 2026 - 18:20 WITA

Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

17 April 2026 - 14:13 WITA

Trending di Makassar