Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Parepare

Oknum Polisi di Parepare Diduga “Tangkap Lepas” Pemakai Sabu Setelah Terima Uang Puluhan Juta

badge-check

					Ilustrasi Suap. (Foto: Int) Perbesar

Ilustrasi Suap. (Foto: Int)

BERITA.NEWS, Parepare – Kasus yang diduga mencoreng nama baik institusi Polri di Sulawesi Selatan kembali mencuat.

Seorang oknum anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Parepare diduga terlibat praktik “tangkap lepas” terhadap pria berinisial S, warga yang disebut sebagai pengguna sabu, Senin (29/9/2025).

Informasi yang beredar menyebut, S diamankan tanpa barang bukti narkotika. Namun yang mengejutkan, S dilepas hanya beberapa jam setelah istrinya mengaku membayar uang puluhan juta kepada oknum polisi berinisial BD.

“Oknum Polisi Narkoba Parepare tangkap S, tapi katanya tidak ada barang bukti. Sore harinya dilepas setelah bayar Rp20 juta,” ujar sumber yang enggan disebut namanya, Selasa (30/9/2025) dini hari.

Sebelum penangkapan, S disebut sempat cekcok hingga memukul seorang pria. Dari situ polisi kemudian membawanya. Namun, tudingan lain menyebut S dipaksa mengaku sedang menggunakan narkoba meski tidak ditemukan barang bukti.

Istri S yang berinisial MD membenarkan kabar pelepasan tersebut. Ia bahkan mengaku menangis karena harus berutang demi menebus suaminya.

“Sudah lepas tadi siang, saya bayar Rp25 juta ke polisi inisial BD. Saya sampai pinjam uang, kasihan sekali saya,” ungkap MD dengan suara bergetar.

Namun hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian belum memberi jawaban tegas. Kasat Narkoba Polres Parepare, Iptu Tarmizi, menolak berkomentar meski pesan singkat dan panggilan telepon dari awak media aktif.

Sementara itu, Kapolres Parepare AKBP Indra Waspada Yuda mengaku belum mengetahui adanya dugaan praktik ini.

“Gak tau saya, gak ada laporan ke saya. Saya cek dulu ya, saya masih di Makassar ada acara di Polda,” singkatnya saat dikonfirmasi.

Publik kini menyoroti serius dugaan kasus ini. Jika benar terjadi, praktik “tangkap lepas” dengan bayaran tebusan jelas mencoreng nama baik Polri dan menghancurkan kepercayaan masyarakat terhadap aparat penegak hukum.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Wali Kota Parepare Sampaikan Duka atas Wafatnya Tokoh Pendidikan Prof. Siri Dangnga

15 April 2026 - 20:04 WITA

wafat

Sambut HUT ke-66 Parepare, Tenaga Kesehatan PKM Lumpue Kompak Kenakan Busana Adat

14 April 2026 - 12:17 WITA

hut parepare

Gubernur Sulsel Hadiri Jalan Sehat “Gerak Itu Keren” di HUT ke-66 Parepare

12 April 2026 - 15:35 WITA

jalan-sehat

Tasming Hamid Lepas Kafilah MTQ Parepare, Tekankan Sportivitas dan Keikhlasan

11 April 2026 - 17:49 WITA

tasming-hamid

Peringatan HBP ke-62, Lapas Parepare Ajak Pegawai Donor Darah

8 April 2026 - 19:29 WITA

donor darah
Trending di Parepare