Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Meningkat Setiap Tahun, IPM Luwu Masuk Kategori Tinggi

badge-check

					Meningkat Setiap Tahun, IPM Luwu Masuk Kategori Tinggi Perbesar

BERITA.NEWS, Luwu – Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Luwu kian mengalami peningkatan setiap tahunnya. Pada tahun 2022, IPM Kabupaten Luwu tercatat pada angka 71,36 sehingga masuk kategori status IPM tinggi.

Hal tersebut diungkap Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Luwu Ir. Salahuddin, M.Si. pada pers rilis yang dilaksanakan, Jum’at (31/03/2023). Menurutnya IPM Kabupaten Luwu pada periode 2011-2022 cenderung meningkat di setiap tahunnya.

“IPM Kabupaten Luwu mengalami peningkatan setiap tahunnya, sehingga peningkatan kualitas hidup manusia di Kabupaten Luwu dinilai cukup berhasil,” ungkap Salahuddin.

Ia merinci bahwa rata-rata lama sekolah selama 8,48 tahun dengan harapan sekolah 13,40 tahun, angka harapan hidup saat lahir selama 70,75 tahun, dan pengeluaran per kapita per tahun yang disesuaikan sebesar Rp 10,308 juta.

Baca Juga :  Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

Sementara itu, pertumbungan ekonomi Kabupaten Luwu pada tahun 2022 tumbuh sebesar 5,69 persen yang mengacu pada Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) tahun 2021 sebesar Rp 10,45 triliun dan pada tahun 2023 sebesar Rp 11,04 triliun.

Perekonomian Luwu menurut lapangan usaha 53,80% Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Tahun 2022 berasal dari pertanian, kehutanan, dan perikanan dengan nilai pertumbuhan sebesar 5,01%.

“Pemerintah harus membaca atau melihat pertumbuhan perekonomian ini. Kami sarankan untuk menggenjot sektor pertanian. Hal ini dikarenakan sektor pertanian menjadi penopang tertinggi dalam pertumbuhan ekonomi,” harapnya.

Selanjutnya lapangan usaha perdagangan besar dan ecceran yang memiliki struktur PDRB sebesar 10,27% mengalami pertumbuhan 8,74%, kemudian disusul lapangan usaha konstruksi dengan struktur PDRB sebesar 8,49% mengalami pertumbuhan sebesar 9,39%.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah