Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Maksimalkan Penanganan COVID-19, Gubernur Rohidin Meminta Kabupaten dan Kota Bangun Lab PCR

badge-check

					Maksimalkan Penanganan COVID-19, Gubernur Rohidin Meminta Kabupaten dan Kota Bangun Lab PCR Perbesar

Bengkulu, berita.news –Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta kebupaten dan kota untuk pembangunan Lab PCR. Termasuk pengadaan Swab Antigen dan ketersediaan oksigen. Hal ini untuk memaksimalkan penanganan hilir COVID-19 dengan baik.

“Kita memastikan di kabupaten terkait dengan penanganan hilir COVID-19, saya mintakan setiap kabupaten miliki minimal 1 Lab PCR dan juga menyediakan oksigen memadai,” kata Gubernur Rohidin usai laksanakan Rapat Koordinasi di Kantor Bupati Kaur bersama Jajaran Forkopimda, Jum’at (06/08).

Pemprov Bengkulu tambahnya, mendapatkan bantuan pengisian ulang oksigen cair yang tidak terbatas dari PT Pusri melalui hasil fasilitasi Pemerintah provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

“Ini bisa dimanfaatkan oleh daerah dengan menyediakan tabung oksigen. Stok oksigennya sangat mencukupi, dan Sumsel siap membantu asal kita menyediakan tabungnya,” jelasnya.

Gubernur Bengkulu bersama Forkopimda terus melakukan pemantauan hingga ke tingkat desa/ kelurahan.

Hal ini untuk memastikan penanganan COVID-19 untuk wilayah Provinsi Bengkulu betul-betul dilakukan dengan kebijakan yang sama sebagaimana dengan arahan Presiden RI dengan satu narasi, kemudian tegak lurus dan dilakukan secara sistematis dan masif.

“Kita memastikan pertama sebagaimana instruksi Mendagri Nomor 28 dan 29 terkait level kejadian penyakit COVID-19, Kabupaten Kaur masuk level 3,” tegasnya.

Di Kabupaten Kaur Gubernur Rohidin bersama jajaran Forkopimda juga memantau posko Satgas penanganan COVID-19 tingkat desa/ kelurahan.

“Tadi kita pantau. Maka saya minta anggarannya tersedia sebagaimana aturan dari Kemendagri dan Kemenkeu, dana desa itu minimum 8 persen untuk penanganan COVID-19, BLT kemudian sisanya untuk kegiatan padat karya tunai,” imbuhnya.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Gubernur Rohidin juga menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Kaur, terkait penyerapan anggaran DAK dan Dana Desa.

“Terakhir kita memastikan penyerapan anggaran di Kabupaten Kaur terkait dengan dana DAK dan Dana Desa, semua di atas rata-rata provinsi. Saya kira kita berikan apresiasi,” tutupnya.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional