Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Bola

Liga 1 Diliburkan Sepekan Buntut Kerusuahan di Kanjuruhan

badge-check

					Liga 1 Diliburkan Sepekan Buntut Kerusuahan di Kanjuruhan Perbesar

BERITA.NEWS, Makassar – Kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan, Malang usai pertandingan Arema FC melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (1/10/2022) malam. Kerusuhan tersebut memakan banyak lebih dari 100 korban jiwa.

Insiden mengerikan itu terjadi setelah wasit meniup peluit akhir pertandingan dengan hasil Arema kalah 2-3 dari Persebaya.

Ribuan suporter yang kecewa langsung menyerbu lapangan. Keributan tak bisa dihindarkan. Sejumlah fasilitas di stadion dirusak, beberapa kendaraan dibakar massa hingga menimbulkan korban jiwa.

Akibat kejadian itu, PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator Liga 1 memutuskan menghentikan sementara kompetisi selama sepekan.

“Kami prihatin dan sangat menyesalkan peristiwa tersebut. Kami ikut berdukacita dan semoga ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua,” kata Direktur Utama PT LIB, Akhmad Hadian Lukita, dikutip dari laman LIB, Minggu (2/10/2022).

“Keputusan tersebut kami umumkan setelah kami mendapatkan arahan dari Ketua Umum PSSI. Ini kami lakukan untuk menghormati semuanya dan sambil menunggu proses investigasi dari PSSI,” sambungnya.

Baca Juga :  Bungkam Liverpool 0-2, PSG Melaju Semifinal Liga Champions

Sementara PSSI juga bakal menurunkan tim investigasi untuk mencari tahu penyebab kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. Dikutip dari laman PSSI, saat ini tim investigasi akan segera bertolak ke Malang.

‘”Kami masih menunggu laporan resmi dari pengawas pertandingan dan tentu laporan dari Kepolisian. Namun, dari tayangan video di media sosial yang sudah tersebar di mana-mana terlihat ada kerusuhan setelah wasit meniup peluit panjang. Sekali lagi kami masih menunggu laporan apakah ada korban atau tidak,'” ujar Sekjen PSSI, Yunus Nusi.

Yunus memastikan panitia pertandingan akan mendapat sanksi keras jika kerusuhan itu terbukti terjadi dalam lapangan. Selain sanksi denda, Arema juga terancam tidak bisa menjadi tuan rumah di Liga 1.

“PSSI sangat mengecam kerusuhan ini. Namun, sekali lagi kami belum bisa menyimpulkan apa-apa. Tetapi, sanksi keras akan menimpa Arema jika semuanya terbukti. Tim investigasi PSSI akan segera bertolak ke Malang,” pungkasnya.

 

Detik.com

Loading

Comments

Baca Lainnya

Gol Sunyi di Ujung Laga Exhibition UIAD FC, Jurnalis Sinjai FC Persembahkan Kemenangan Bermakna

17 April 2026 - 21:39 WITA

laga futsal

Menuju Tahta Eropa, Empat Raksasa Saling Jegal Berebut Tiket Final Liga Champions 2026

16 April 2026 - 05:20 WITA

Bungkam Liverpool 0-2, PSG Melaju Semifinal Liga Champions

15 April 2026 - 05:23 WITA

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Bermain 10 Pemain, Setan Merah Tumbang di Kandang

14 April 2026 - 05:00 WITA

Trending di Bola