Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Maros

Lapas Maros Gelar Sidang TPP, Evaluasi Warga Binaan untuk Program Pembinaan dan Integrasi

badge-check

					Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan di Aula Lapas Maros. (Foto: Istimewa) Perbesar

Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan di Aula Lapas Maros. (Foto: Istimewa)

BERITA.NEWS, Maros — Lapas Kelas IIB Maros kembali melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP), Selasa (17/6/2025). Kegiatan berlangsung di Aula Lapas Maros.

Sidang dipimpin langsung oleh Ketua TPP, Fadlan Sahan.

Ia juga menjabat sebagai Kepala Seksi Bimbingan Narapidana/Anak Didik (Binadik).

Forum ini dihadiri oleh pejabat struktural dan staf pembinaan. Mereka tergabung sebagai anggota TPP.

Sidang TPP digelar sebagai bagian dari evaluasi terhadap warga binaan.

Tujuannya untuk menilai sikap, perilaku, dan keikutsertaan dalam program pembinaan.

Hasil sidang digunakan sebagai dasar rekomendasi program integrasi.

Beberapa di antaranya yakni Pembebasan Bersyarat (PB), Cuti Bersyarat (CB), dan rotasi kerja sebagai Tahanan Pendamping (Tamping).

Kepala Lapas Maros, Ali Imran, menegaskan pentingnya penilaian objektif dalam sidang ini.

Menurutnya, keputusan harus diambil berdasarkan data dan pengamatan yang akurat.

“TPP bukan sekadar forum administratif. Ini adalah ruang penting dalam pengambilan keputusan proses reintegrasi sosial warga binaan,” kata Ali Imran.

Ia juga menekankan pentingnya profesionalisme dan integritas dari seluruh anggota TPP. Hal ini agar hasil rekomendasi tepat sasaran dan bermanfaat.

Sementara itu, Ketua TPP, Fadlan Sahan, menyoroti pentingnya kolaborasi lintas seksi.

Ia menyebut bahwa verifikasi dan observasi data harus dilakukan secara komprehensif.

Setiap anggota TPP diminta memberikan pendapat berdasarkan data terkini. Ini dilakukan untuk memastikan validitas keputusan.

Setelah proses sidang selesai, kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara.

Tindakan ini dilakukan sebagai bentuk legalitas dan pertanggungjawaban.

Dengan terlaksananya sidang ini, Lapas Maros menunjukkan komitmen pada pembinaan yang berkeadilan.

Proses ini menjadi bagian dari sistem pemasyarakatan yang humanis dan progresif.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hadang Pelaku Bersenjata, Polisi Maros Raih Penghargaan Tertinggi dari Kapolda Sulsel

13 April 2026 - 11:20 WITA

Tak Main-main, Polres Maros Turunkan 140 Personel Amankan MTQ Sulsel 2026

11 April 2026 - 13:48 WITA

SM Group Buka Puasa Bersama Awak Media, Perkuat Hubungan Kemitraan 

10 Maret 2026 - 19:41 WITA

Kalapas Maros Lepas Dua Pegawai: Satu Purna Bakti, Satu Pindah Tugas

5 Desember 2025 - 17:44 WITA

Lapas Maros Gelar Upacara Hari Korpri 2025, Tegaskan Komitmen Profesionalisme ASN

2 Desember 2025 - 13:19 WITA

Trending di Maros