Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pendidikan

Kepala Kantor Sekretariat Unhas Paparkan Upaya Kunci Penanggulangan Narkoba di Sulsel

badge-check

					Kepala Kantor Sekretariat Unhas Paparkan Upaya Kunci Penanggulangan Narkoba di Sulsel Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar- Kepala Kantor Sekretariat Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. Sawedi Muhammad, M.Sc. menegaskan pentingnya pendekatan persuasif dan kolaborasi lintas sektor dalam upaya penanggulangan narkoba.

Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan “Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Penyuluh Narkoba di Sulawesi Selatan” yang digelar di Hotel Claro, Makassar, pada Jumat (27/9).

Dalam sesi yang dihadiri oleh para penyuluh narkoba dari berbagai wilayah, Sawedi Muhammad menyampaikan materi bertajuk “Pendekatan Persuasif pada Stakeholder”.

Ia menyoroti bahwa penyalahgunaan narkoba bukan hanya masalah individu, tetapi juga menyentuh aspek ekonomi, sosial, dan budaya secara global.

Lebih lanjut, dalam pemaparannya menjelaskan tentang bagaimana ancaman serius penyalahgunaan narkoba yang terjadi di beberapa negara, seperti Ekuador yang hancur akibat geng narkoba, perang narkoba yang terus berlangsung di Meksiko, serta keruntuhan di Kolombia, menjadi pelajaran bahwa narkoba adalah ancaman nyata dengan dampak yang luar biasa besar,

Sawedi juga menyorotii bahwa Indonesia, dengan kompleksitas geografisnya, telah menjadi pasar potensial bagi perdagangan narkoba global. Lemahnya penegakan hukum dan tingginya angka penggunaan narkoba di Indonesia semakin memperburuk situasi.

“Indonesia sangat unik. Perkembangan narkoba di sini tidak selalu terlihat secara kasat mata, berbeda dengan negara lain yang berfokus pada markas besar geng narkoba. Di Indonesia, masalah ini berkembang secara senyap di lingkungan terdekat kita, sehingga menjadi tantangan berat bagi para penyuluh,” lanjutnya.

Sawedi menekankan bahwa penyuluh harus memahami faktor-faktor yang memengaruhi seseorang terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba. “Pendekatan yang penuh empati sangat diperlukan. Mereka yang terdampak tidak boleh didiskriminasi. Justru, penyuluh harus berperan sebagai fasilitator yang membantu mereka pulih,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa strategi pencegahan yang efektif harus melibatkan komunikasi persuasif yang kuat. “Jika kita memiliki integritas, orang akan lebih percaya kepada kita, sehingga pesan yang kita sampaikan akan lebih mudah diterima. Inilah kunci dari persuasi yang berhasil,” tambah Sawedi.

Menurutnya, keberhasilan dalam penanganan narkoba juga memerlukan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan. Perang melawan narkoba tidak bisa dilakukan oleh satu lembaga saja. BNN memerlukan dukungan penuh dari semua pihak, baik lembaga pemerintah, swasta, maupun masyarakat. utamanya institusi Pendidikan. Tidak ada lembaga yang tidak ingin berperan dalam upaya pemberantasan narkoba. semua ingin menjadi garda terdepan, Kita semua harus bekerja sama, karena narkoba adalah musuh bersama,” tegas Sawedi.

Di akhir pemaparannya, Sawedi Muhammad memberikan sejumlah rekomendasi, termasuk pemanfaatan media digital dan media sosial untuk kampanye anti-narkoba yang lebih efektif. Ia juga menyarankan penggunaan telemedicine untuk rehabilitasi jarak jauh, terutama bagi mereka yang berada di daerah terpencil.

Selain itu, pendekatan berbasis komunitas juga dipandang sebagai strategi penting dalam pencegahan penyalahgunaan narkoba.

“Kolaborasi, inovasi, dan pendekatan persuasif akan menjadi kunci keberhasilan kita dalam menghadapi ancaman narkoba. Dengan kerja sama yang kuat, kita dapat menciptakan solusi yang lebih berkelanjutan dan efektif,” pungkasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat peran para penyuluh narkoba dalam melaksanakan tugasnya di lapangan dan mendorong sinergi lintas sektor dalam upaya pemberantasan narkoba di Sulawesi Selatan.

Loading

Comments

Baca Lainnya

HUMANISTIK UMSi Gelar HDC Season 2, Mahasiswa se-Indonesia Adu Gagasan di Sinjai

13 April 2026 - 13:53 WITA

debat mahasiswa

98 Siswa SMPN 23 Sinjai Ikuti Ujian TKA, Sekolah Tekankan Evaluasi Kompetensi

9 April 2026 - 17:28 WITA

ujian-tka

Madrasah Aliyah Pesantren Wadi Mubarak Gareccing Laksanakan Ujian Madrasah Berbasis Kertas

8 April 2026 - 19:52 WITA

ujian

Datang Diam-Diam, Chaca Siswi Berprestasi Ini Tinggalkan “Warisan” di SMPN 7 Sinjai

1 April 2026 - 22:45 WITA

penulis buku

Tembus Juara 4, Hairil Siswa SMPN 23 Sinjai Ukir Prestasi di Pemilihan Duta Pelajar Sinjai 2026

30 Maret 2026 - 19:37 WITA

duta pelajar
Trending di Pendidikan