Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Pemprov Sulsel

Karnaval Merdeka Toleransi, Gubernur Sulsel: Pancasila Sudah Final

badge-check

					Karnaval Merdeka Toleransi, Gubernur Sulsel: Pancasila Sudah Final Perbesar

BERITA.NEWS,Makassar– Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman membuka Karnaval Merdeka Toleransi “Merdeka Dalam Keberagaman , Toleran Dalam Perbedaan” di Lapangan Karebosi Makassar. Sabtu (21/8/2022).

Karnaval Merdeka Toleransi ini merupakan rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Republik Indonesia ke 77.

Karnaval yang oleh Kementerian Agama Sulsel yang di ikuti lebih 10. 000 peserta dari berbagai daerah di Sulsel dengan nuansa costume perjuangan dan keagamaan.

Kegiatan ini sekaligus sebagai ajang untuk menumbuhkan sikap toleransi beragama bagi masyarakat di tengah keberagaman.

Gubernur Andi Sudirman mengatakan perbedaan tidak menjadi isu masalah yang dapat menyebabkan perpecahan. Sesuai ideologi bangsa yakni Pancasila.

“Pancasila sudah final, The Founding Father kita menyatakan perbedaan dalam negara sudah final,” kata Andi Sudirman.

Baca Juga :  Kepala BKN Apresiasi Pemprov Sulsel Jadi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN

Andi Sudirman mengatakan Sulsel tidak boleh lagi ada politik identitas dengan gaya sentimen keagamaan untuk sebuah kekuasaan.

“Kami berbuat untuk Sulawesi Selatan, untuk pembangunan berkeadilan, memiliki kearifan lokal yang kuat, berketuhanan, tidak mudah dirongrong dan dihasut.

Hal itu yang saya inginkan. Sepakat? Pancasila sudah final, negara ini harus bersatu,” sebutnya.

Negara menjamin kebebasan beragama, keamanan, hidup rukun dan tentram dan itu sudah tercipta sejak lama di Indonesia. Perbedaan agama tidak dijadikan persoalan.

“Semua bisa dengan bersatu dalam perbedaan. Semua bisa beragama dan beribadah dengan bebas, tidak memaksakan ibadah kepada yang berbeda keyakinan,” sebutnya.

Sementara, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki, apresiasi Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Selatan atas prakarsanya menyelenggarakan karnaval.

Hadir juga Kapolda Sulsel Irjen Drs. Nana Sujana, M.M., Kasdam Brigjen TNI Dany Budiyanto, Irdam Brigjen TNI Dwi Endrosasongko, S.Sos, Kapoksahli Brigjen TNI Andi Kaharuddin, S.I.P., M.M.,

Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Sulsel Drs. Khaeroni, M.Si., Walikota Makassar Ir. H. Mohammad Ramdhan Pomanto.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Hari Bumi 2026, DWP Sulsel Tanam Bibit Unggul Bernilai Ekonomi

8 Mei 2026 - 12:27 WITA

Kepala BKN Apresiasi Pemprov Sulsel Jadi Pelopor Penerapan Manajemen Talenta ASN

7 Mei 2026 - 15:25 WITA

Jelang SES2026, UMKM Sulsel Kian Melejit Tembus 1 Juta Pelaku Usaha

7 Mei 2026 - 12:51 WITA

Pemprov Sulsel Respon Keluhan Warga Benahi Drainase Jalan Aroepala

5 Mei 2026 - 10:52 WITA

Pemprov Sulsel Usul 2.200 Km Jalan Provinsi Sebagian Dialihkan ke Nasional

30 April 2026 - 13:46 WITA

Trending di Pemprov Sulsel