Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

News

Kapolda Sulsel Janji Usut Penyerangan Asrama Mahasiswa Bantaeng dan PMII

badge-check

					Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Loupe. (BERITA.NEWS/Abdul Kadir). Perbesar

Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Loupe. (BERITA.NEWS/Abdul Kadir).

BERITA.NEWS, Makassar – Soal insiden penyerangan Sekretariat Organisasi PMII dan Asrama Mahasiswa Bantaeng. Aparat kepolisian jajaran Polda Sulsel masih terus lakukan pengejaran terduga pelaku. Senin (18/11/2019).

Kapolda Sulsel, Irjen Pol Guntur Laupe mengaku, anggotanya harus lebih bekerja keras mengungkap para penyerang tersebut. Sebab saat kejadian pelaku menggunakan menutup wajah.

“Masih lidik. Kita akan mencari yang bersangkutan, memang kemarin kita sangat buta. Karena yang bersangkutan gunakan helm dan tutup muka. Sehingga belum terdeteksi siapa orangnya,” ucapnya di kantor Gubernur Sulsel.

Guntur menegaskan pihaknya akan terus selidiki insiden penyerangan tersebut.
Meski begitu, pihaknya belum bisa pahami motif aksi tersebut. Tapi kata dia ada kemungkinan kaitannya didahului peristiwa sebelumnya.

Baca Juga :  Menuju 10 Besar, 68 Peserta Ikuti Seleksi Komisioner BAZNAS Makassar

“Kelihatannya sebenarnya sih ada masalah sebelumnya. Yang jelas bahwa, pasti antar kelompok. Minimal pribadilah. Tapi kelihatannya kelompok, karena melibatkan sekian orang gitu kan,” ujarnya.

Saat ini, kata Guntur. Pihaknya masih terus menggali informasi dari para saksi, termaksud menunggu korban yang masih mendapat perawatan di Rumah Sakit.

“Nantilah pada saatnya, setelah terkumpul semua, barulah kita akan sampaikan ke publik. Kita belum berani menduga, karena belum banyak keterangan saksi yang kita peroleh,” pungkasnya.

  • Abdul Kadir

Loading

Comments

Baca Lainnya

Waspada! Nama Wawali Makassar Aliyah Dicatut untuk Penipuan

18 April 2026 - 16:01 WITA

Mensos RI Tinjau Fasilitas Sekolah Rakyat MA 26 Makassar

18 April 2026 - 14:18 WITA

Gunakan Fasum Selama 30 Tahun, Lapak PKL di Jalan Tinumbu Bongkar Mandiri

18 April 2026 - 10:15 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Trending di News