Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Kapolda Jateng Imbau Pengunjung Wisata Terapkan Prokes

badge-check

					Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mendatangi Pos Pam Terpadu di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (14/5/2021). Perbesar

Kapolda Jateng Irjen Ahmad Luthfi mendatangi Pos Pam Terpadu di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (14/5/2021).

BERITA.NEWS, Magelang – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi kembali mengecek kesiapan anggotanya. Kali ini, Kapolda mendatangi Pos Pam Terpadu di Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Jumat (14/5/2021).

Kunjungannya ini untuk melihat kesiapan anggotanya di Posko Pelayanan OKC yang berada di Pospam Mertoyudan.

Kapolda bahkan memberikan apresiasi kepada anggotanya yang berada di pos pam. “Mereka tanpa lelah, masih stay di pos pam ini, dengan semangat tinggi. Mereka juga selalu menerapkan protokol kesehatan,” kata Luthfi.

Menurutnya, selama H-7, anggota Polda Jateng lebih fokus pada kegiatan penyekatan arus mudik. Namun, saat ini petugas fokus pada tempat-tempat pariwisata yang menjadi obyek libur lebaran tahun ini.

“Saat ini, anggota kita fokuskan di tempat-tempat obyek wisata yang ada di Jawa Tengah,” katanya.

Dijelaskannya, pihaknya juga memfungsikan anggota dengan membentuk Satgas Publik Update dan dengan penutupan arus. “Seperti pakir penuh, kita tutup langsung sehingga ada pembatasan di tempat kita,” jelasnya.

Kapolda berharap, dengan adanya kegiatan ini, dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Selama libur Lebaran ini, masyarakat banyak yang memanfaatkan waktunya untuk rekreasi di tempat-tempat wisata.

Karena itu, Kapolda meminta kepada masyarakat dan para pengunjung wisata untuk selalu menerapkan protokol kesehatan saat mengunjungi lokasi wisata.

Penerapan protokol kesehatan itu seperti memakai masker, menjaga jarak, dan juga rajin mencuci tangan serta menghindari kerumunan. Masyarakat juga diminta untuk membatasi mobilitas.

“Saya mengimbau kepada masyarakat dan pengunjung wisata, agar menerapkan protokol kesehatan, supaya kita bisa mencegah dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Jawa Tengah ini,” tegasnya.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

Selain masyarakat, pihak pengelola juga diminta untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. “Sekali lagi mari terapkan Prokes,” tambah Kapolda.

Saat pengecekan di Posko Pelayanan OKC di Magelang, Kapolda didampingi Dirlantas Polda Jateng dan Pejabat Utama Polda Jateng. Kapolda juga sebelumnya melakukan kunjungan kerja ke Kebumen dan beberapa daerah lain.

Pengunjung Dibatasi 30 Persen

Selama libur lebaran Idul Fitri, sejumlah daerah di Jateng memutuskan menutup semua tempat pariwisata. Namun, ada pula beberapa daerah yang tetap membuka sebagian wisatanya.

Sebelumnya, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta semua pengelola tempat wisata yang buka saat libur lebaran benar-benar patuh terhadap protokol kesehatan. Maksimal pengunjung dibatasi hanya 30 persen dan tidak boleh melebihi aturan.

“Kalau yang buka, maksimal pengunjung 30 persen. Saya sarankan selalu ada pengelola yang patroli, sehingga mengingatkan agar pengunjung ketat dengan protokol kesehatan,” kata Ganjar saat mengecek tempat wisata Lembah Gunung Madu, Boyolali, Selasa (11/5/2021).

Ganjar pun menegaskan kembali bahwa tempat wisata wajib menerapkan prokes dengan ketat, seperti memakai masker, menjaga jarak, dan menyediakan tempat untuk cuci tangan.

Menurutnya, ada sejumlah daerah yang menyatakan akan menutup semua destinasi wisata. Di antaranya Magelang, Kebumen, Wonogiri, dan Kabupaten Semarang.

“Kudus melaporkan tutup, tapi direvisi beberapa tempat wisata tetap buka dengan pengunjung maksimal 30 persen. Mudah-mudahan daerah lain mempersiapkan agar tidak terjadi kerumunan yang membahayakan,” harap Ganjar.

Ganjar mewanti-wanti bagi daerah yang tetap membuka pariwisata saat libur lebaran, agar semuanya disiapkan. Semua harus bisa mengontrol agar tidak terjadi kerumunan.

“Kalau melihat kondisi ramai dan mengakibatkan kerumunan, pengelola harus berani mengontrol dengan ketat. Kalau tidak bisa dikontrol, tutup saja,” tegasnya.

  • Yon

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah