Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Hukum dan Kriminal

Kadus di Buakkang Diduga Terlibat Dalam Kasus Pencurian Sapi, Korban: Heran dengan Polsek Bungaya Gowa

badge-check

					Kadus di Buakkang Diduga Terlibat Dalam Kasus Pencurian Sapi, Korban: Heran dengan Polsek Bungaya Gowa Perbesar

BERITA.NEWS, Gowa – Seorang pria berinisial SS yang menjabat sebagai kepala dusun (Kadus) di Desa Buakkang, Kecamatan Bungaya, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan diduga terlibat dalam kasus pencurian seekor Sapi milik warga.

Dalam kasus ini terlibat juga pria berinisial
RN yang menangkap sapi, RT yang menarik sapi dan SS (Kadus) di Desa Buakkang yang menjual sapi itu kepada seorang pedagang bernama Rusli daeng Situru.

“Iye benar kejadian itu. Diduga Kasus dan tiga orang temannya menjual sapi milik saya,” singkat Daeng Sialle saat dikonfirmasi oleh awak media, Minggu (18/8/2024).

Daeng Sialle menuturkan sapi tersebut dilepas sejenak di area lahannya . Namun sapi tersebut sempat menyebrang ke lahan orang yang sudah tak ada lagi tanaman pertanian.

“Saya lepas karena baru-baru melahirkan itu sapi. Dan memang ke tanah sebelah setelah itu dicuri oleh orang yang tak lain Kadus bersama temannya,” ungkapnya.

Cek percek ternyata terdapat pria RN yang menangkap, RT menarik dan oknum kepala dusun (Kadus) SS yang menjual ke salah satu pedagang yang bernama Rusli daeng Situru.

Baca Juga :  Polres Maros Buka Suara, Isu Tangkap Lepas Pelaku Narkoba Dibantah Keras

“Saya menduga ada unsur kesengajaan karena perbuatan tersebut di ketahui pemerintah setempat termasuk Kepala Dusun Kaluarrang. Saya menduga perbuatan itu sengaja dan saya meminta bapak Kapolsek agar tidak main-main karena saya sudah melapor,” terangnya.

“Saya tahu dari pedagang. Bahkan pedagang itu akui berani membeli sapi lantaran terdapat surat-surat yang di bawa oleh Kadus bersama beberapa orang temannya,” tambahnya.

Setelah itu, korban melaporkan kejadian tersebut kepada Polsek Bungaya Polres Gowa, akan tetapi mengaku kecewa karena polisi hanya menerima laporan terkait penggelapan .

“Saya sempat bertanya-tanya kepada polisi karena tidak menerima laporan terkait pencurian. Mereka hanya terima penggelapan hal itu yang terjadi saat saya melapor,” tandasnya.

Dirinya pun sangat menyayangkan sikap aparat kepolisian setempat karena tidak mau menerima laporannya terkait pencurian.

“Saya mau melaporkan kejadian ini ke Polres Gowa, karena mereka tidak terima laporan saya terkait pencurian,” terang saat berbincang dengan awak media.

 

Loading

Comments

Baca Lainnya

Polres Maros Buka Suara, Isu Tangkap Lepas Pelaku Narkoba Dibantah Keras

19 April 2026 - 09:58 WITA

Polres Sinjai Tertibkan Arena Judi Sabung Ayam, Pelaku Diduga Melarikan Diri

14 April 2026 - 21:10 WITA

sabung-ayam

Dua Pelaku Penganiayaan di Turatea Jeneponto Diamankan, Polisi Buru Pelaku Lain

14 April 2026 - 19:12 WITA

penganiayaan

Wartawan di Sinjai Diintimidasi Usai Liput Penyaluran BBM Subsidi di SPBU, Said Mattoreang Lapor Polisi

14 April 2026 - 16:02 WITA

jurnalis

Penyidikan Sejak Awal 2025, Polres Sinjai Belum Umumkan Tersangka Kasus Ceklok Disdik

14 April 2026 - 15:36 WITA

korupsi
Trending di Hukum dan Kriminal