Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Kabut Asap Masih Melanda Masyarakat Pulau Bunyu Kaltara

badge-check

					Kabut Asap Masih Melanda Masyarakat Pulau Bunyu Kaltara Perbesar

BERITA.NEWS, Kalimantan Utara – Kabut asap tebal masih melanda masyatakat di pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara Kaltara.

Hingga Minggu (29/9/2019) menjelang petang, Pantauan BERITA.NEWS, kabut asap masih terlihat begitu tebal. Kondisi ini mengakibatkan jarak pandang kabur. Perlunya waspada dan hati-hati bagi pengendara laut maupun darat.

Menurut Udin, warga pesisir Kecamatan Bunyu mengaku sejak kabut asap berlangsung sepekan ini beberapa anak terkena ispa dan sesak napas. Sebagian orang tuanya membawa ke puskesman terdekat.

Baca Juga :  Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Hingga saat ini masyarakat Pulau Bunyu belum mendapatkan bantuan dari Dinas Kesehatan Provinsi Kaltara seperti masker dll.

Sejak dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhula) di Riau, sejumlah provinsi mengalami kabut asap dan mengganggu kesehatan masyarakat utamanya anak-anak.

  • Andi Wakka Riansyah

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

Tuduh AS Ingkari Komitmen Negosiasi, Iran Tutup Kembali Selat Hormuz

18 April 2026 - 19:12 WITA

Iran Buka Kembali Selat Hormuz, Lalu Lintas Kapal Komersial Kembali Normal

18 April 2026 - 08:32 WITA

Bikin Resah, Aliansi Keluarga Petani Indonesia Laporkan Feri Amsari ke Polda Metro Jaya

17 April 2026 - 19:45 WITA

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Trending di Daerah