Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

Jokowi Tidak Menggelar Open House

badge-check

					Presiden Joko Widodo. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN) Perbesar

Presiden Joko Widodo. (ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN)

BERITA.NEWS, Jakarta – Juru Bicara Presiden bidang Sosial Angkie Yudistia mengatakan Presiden Joko Widodo dan jajarannya tidak mengadakan gelar griya (open house) saat hari raya Idul Fitri 1441 Hijriah untuk mencegah penyebaran virus corona atau COVID-19.

“Tidak pernah ada pembahasan di dalam rapat terkait rencana ‘open house’. Ini bagian dari konsistensi pemerintah untuk menerapkan ‘physical distancing’ (pembatasan jarak fisik) di semua aktivitas,” kata Angkie dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (22/5/2020).

Gelar griya Lebaran, kata Angkie, memungkinkan terjadinya pertemuan massa dan interaksi jarak dekat sehingga berpeluang terjadinya penyebaran virus secara cepat. Maka dari itu, hal itu dihindari oleh Presiden Jokowi yang kemudian diikuti oleh seluruh jajaran di bawahnya.

“Kita bisa saling bersilaturahim secara daring pada saat Lebaran nanti dengan sanak keluarga, kerabat, dan sahabat tanpa harus memaksakan diri untuk melakukan pertemuan fisik,” kata dia

Baca Juga :  Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Menurut Angkie, Presiden Jokowi memahami bahwa momentum Lebaran adalah adanya kegiatan saling berkomunikasi secara langsung untuk saling bermaaf-maafan dengan orang terdekat. Namun, dengan adanya situasi pandemi COVID-19, tentu tidak memungkinkan untuk melakukan hal tersebut.

“Mengingat prioritas pemerintah kepada kesehatan sangat tinggi, sehingga aktivitas ‘open house’ yang biasa diadakan kini harus diurungkan,” kata dia.

Presiden dan jajaran Anggota Kabinet Indonesia Maju juga belum ada rencana untuk menggelar rapat secara langsung bertatap muka. Setiap rapat baik bersifat paripurna maupun terbatas yang diselenggarakan presiden selalu melalui telekonferensi video.

“Belum ada rencana dalam waktu dekat untuk menggelar rapat dalam bentuk pertemuan fisik, sambil terus memantau perkembangan terkait penanganan COVID-19,” ujar dia.

. Antara

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional