Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Nasional

JK Doakan Korban COVID-19 pada Hari Raya Idul Adha

badge-check

					Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla berbicara kepada awak media di gudang markas PMI Pusat di Jakarta, Senin (12/7/2021) ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/aa. Perbesar

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla berbicara kepada awak media di gudang markas PMI Pusat di Jakarta, Senin (12/7/2021) ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna/aa.

BERITA.NEWS, Jakarta – Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla mendoakan korban terdampak pandemi COVID-19 di Tanah Air pada Hari Raya Idul Adha 1442 H.

“Pada Hari Raya Idul Adha ini, saya ingin mengucapkan selamat dan rasa syukur bagi kita semua yang alhamdulillah sehat walafiat. Kita doakan juga kepada yang masih dalam perawatan agar cepat sembuh dan kembali sehat seperti biasa,” kata Jusuf Kalla (JK) dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/7/2021).

JK mengajak seluruh penyintas COVID-19 untuk selalu mengucap syukur karena telah sembuh dari infeksi penyakit menular tersebut. JK merasa prihatin karena untuk kedua kalinya umat Islam di Indonesia harus merayakan Idul Adha di tengah kondisi bencana kesehatan pandemi COVID-19.

“Kita merasa prihatin kalau biasanya kita salat di masjid atau di lapangan, sekarang ini karena keadaan darurat kita harus lakukan di rumah masing-masing,” katanya.

Insya Allah ibadah Idul Adha umat Islam di tengah kondisi pandemi dapat diterima oleh Allah SWT, kata dia.

“Insya Allah ibadah itu akan diterima Allah SWT dan sekali lagi saya ingin menyampaikan syukur alhamdulillah bagi kita semua dan doa bagi teman-teman kita yang masih dalam perawatan,” ujar Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 RI tersebut.

Untuk menekan angka penularan, katanya, pemerintah menentukan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat hingga 31 Juli 2021.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas juga telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 17 Tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di Tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Idul Adha dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Kurban Tahun 1422 H di Wilayah PPKM Darurat.

Seluruh rangkaian peribadatan Idul Adha dilakukan di rumah masing-masing dengan menerapkan protokol kesehatan dan tanpa membuat kerumunan untuk mencegah penularan.

Penyembelihan hewan kurban juga harus dilakukan di rumah pemotongan hewan (RPH) dan/atau di tempat terbuka tanpa dihadiri masyarakat, pelaku dan penerima daging kurban.

Pembagian daging kurban harus dilakukan oleh petugas ke rumah warga dengan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

  • ANTARA

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lonjakan Harga BBM Tembus Rp23 Ribu/Liter, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

18 April 2026 - 22:09 WITA

bbm

OJK Perkuat Pengawasan Industri PPDP, Dukung Perekonomian Nasional

14 April 2026 - 08:21 WITA

Modus Janjikan Pengaturan Perkara, Empat Oknum Mengaku Pegawai KPK Ditangkap

10 April 2026 - 19:19 WITA

BPKH Salurkan Uang Saku Haji 2026, Jemaah Terima 750 Riyal untuk Kebutuhan di Tanah Suci

10 April 2026 - 15:46 WITA

Bongkar Mafia Narkoba di Balik Jeruji, Menteri Agus: Siap Sikat Tanpa Pandang Bulu

10 April 2026 - 13:59 WITA

Trending di Nasional