Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Jasad Ibu Penjual Kapurung Korban Banjir Lutra Dievakuasi dari Reruntuhan Rumahnya

badge-check

					Pencarian korban banjir bandang Masamba, Luwu Utara, terus dilakukan (dok. Istimewa) Perbesar

Pencarian korban banjir bandang Masamba, Luwu Utara, terus dilakukan (dok. Istimewa)

BERITA.NEWS, Luwu Utara – Upaya pencarian korban hilang akibat banjir bandang di Kota Masamba dan sekitarnya di Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), terus dilakukan. Saat proses pencarian itu, ditemukan jenazah seorang emak-emak penjual kapurung di balik reruntuhan bangunan rumahnya.

Penemuan jenazah emak-emak penjual makanan khas warga Luwu, kapurung ini terjadi di jalan poros Masamba pada Jumat (17/7). Jenazahnya ditemukan saat alat berat sedang membersihkan puing-puing bangunan sisa sapuan banjir.

“Awalnya ekskavator melakukan pembersihan di tepi jalan poros Radda-Masamba, tiba-tiba ada ditemukan jenazah ibu-ibu. Menurut info warga di situ, korban penjual kapurung di situ,” ucap seorang personel Basarnas, Aswar, kepada detikcom, Sabtu (18/7/2020), mengutip Detikcom.

Aswar mengatakan, dia sendiri langsung memasukkan jenazah korban ke dalam kantong mayat. Jenazah korban segera dibawa ke Puskesmas Baebunta, Luwu Utara.

“Saat ditemukan, langsung dilaporkan ke petugas SAR. Posisi saya memang paling dekat dengan titik jenazah makanya saya pertama ke sana baru disusul teman-teman yang lain,” katanya.

“Jadi posisinya itu dia tertimpa reruntuhan rumahnya. Ekskavator membersihkan reruntuhan, tiba-tiba ada kelihatan mayat korban di situ,” sambung Aswar.

Menurut Aswar, hanya jenazah korban yang ditemukan di lokasi. Emak-emak malang tersebut diduga terlambat mengevakuasi diri saat banjir bandang datang menyapu wilayah permukiman warga di sekitar sungai Radda pada Senin (13/7) malam.

“Di sekitar situ sudah dibersihkan, sejauh ini hanya jenazah korban. Kita belum terima info apakah keluarganya yang lain selamat atau bagaimana,” katanya.

Aswar menjelaskan, khusus pada Jumat (17/7) kemarin, total ada 4 korban tewas yang ditemukan, termasuk emak-emak penjual kapurung tersebut.

Sebelumnya diberitakan, banjir bandang menerjang permukiman warga di Kota Masamba dan sekitarnya, sekitar pukul 19.00 Wita, pada Senin (13/7) malam. Hingga kini, SAR gabungan terus mengupayakan pencarian terhadap korban yang masih hilang.

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah