Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Jalan Ambles Poros Kamanre Jadi Perhatian Serius Bupati Luwu

badge-check

					Jalan Ambles Poros Kamanre Jadi Perhatian Serius Bupati Luwu Perbesar

BERITA.NEWS, Luwu – Bupati Luwu, Dr. H. Basmin Mattayang tinjau langsung lokasi tanah bergerak pada Jalan Poros Palopo-Belopa yang berada di Desa Salu Paremang, Kecamatan Kamanre, Rabu (14/07/2021).

Akibat kejadian ini, bahu jalan Trans Sulawesi yang menghubungkan wilayah Luwu Raya nyaris ambles ke sungai. Sepanjang 50 meter pada sisi kiri jalan dari arah Belopa nampak terbelah selebar kurang lebih 70 cm.

Dalam tinjauan tersebut, Basmin menyebutkan tujuannya melakukan kunjungan bersama instansi terkait untuk mengetahui secara langsung kondisi yang terjadi, dan menentukan langkah-langkah yang dapat ditindaklanjuti dengan segera.

“Ini sudah ada dari Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan, mereka yang punya tupoksi karena ini jalan nasional,” ujar Basmin.

“Kalau ini jalan Kabupaten, mungkin hari ini langsung kita kerjakan,” imbuhnya.

Basmin juga menceritakan bahwa salah satu penyebab bergesernya tanah ini akibat tingkat kerawanan sungai dan kondisi tanah yang labil. Selain itu juga akibat tingginya curah hujan pada akhir-akhir ini serta minimnya pohon atau tumbuhan pelindung pada bantaran sungai.

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

“Perlu diketahui bahwa daerah ini bekas jembatan atau tanggul, waktu saya kecil jembatan ini sekitar 100 meter yang sering dilewati air ketika banjir. Jadi memang agak labil tanahnya,” papar Basmin.

Kapolres Luwu, AKBP Fajar Dani Susanto yang turut mendampingi Bupati Luwu menuturkan telah melakukan survei untuk jalur alternatif, namun jalanan sempit dan hanya bisa kendaraan kecil. Sehinga untuk sementara selama proses perbaikan, arus lalu lintas dibuat satu arah atau buka tutup jalan. Selain itu, jalanan juga akan diperlebar ke ruas kanan dari arah Belopa.

Proses pengerjaan masih menunggu tim konsultan perencanaan Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Sulawesi Selatan yang masih dalam perjalanan yang akan memeriksa menggunakan alat untuk mengetahui kondisi tanah agar dapat menentukan tindakan yang tepat untuk dilakukan perbaikan.

“Untuk tindakan darurat, arus lalu lintas dibuat satu arah dan menutup retakan tanah dengan terpal untuk mengurangi air yang masuk saat hujan,” jelas Yansen dari Satker PJN Wilayah 2 Prov. Sulawesi Selatan.

Muh Asri

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah