Menu

Mode Gelap
Ini Syarat Lengkap Naik KRL selama PSBB Jakarta, Masker Kain Minimal 2 Lapis Kain PSBB Total: Transportasi Kembali Dibatasi, Kegiatan Publik Ditunda Pemprov DKI Tutup Tempat Hiburan selama PSBB Total Mulai 14 September, Termasuk Monas dan Ancol Motor Pribadi Kena Ganjil-Genap di PSBB Transisi Pergub Baru di DKI: Tak Pakai Masker Berulang Bisa Didenda hingga Rp 1 Juta Wamenag: Hampir 88,6 Persen KUA di Jakarta Tidak Layak

Daerah

Ini Syarat Agar Beautiful Malino Masuk Event Kalender Nasional

badge-check

					Ini Syarat Agar Beautiful Malino Masuk Event Kalender Nasional Perbesar

Sekda Gowa, Muchlis saat mengunjungi Kementerian Pariwisata guna mengundang jajaran Kemenpan pada Beautiful Malino 12-14 Juli mendatang. 

BERITA.NEWS, Gowa – Kepala Bidang Area II Wilayah Nusra dan Timur Leste pada Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Asisten Deputi Regional III, Hendry Noviardi menatakan, untuk menjadikan kegiatan Beautiful Malino sebagai kalender event pariwisata nasional, terlebih dulu ada tim kurasi berdasarkan usulan dari provinsi yang disampaikan kemudian dikurasi oleh kementerian. 

Hal ini disampaikannya saat kunjungan Sekretaris Daerah, Muchlis bersama Kepala Dinas Pariwisata Gowa, Sofyan Hamdi dan Plt Kabag Humas dan Kerjasama, Abdullah Sirajuddin ke kantor Kementerian RI di Jakarta.

Menurut Hendry, setelah di kurasi kemudian dilakukan penilaian yang dilihat dari faktor budaya, kelamaan berlangsungnya kegiatan dan jadwal kegiatannya harus tetap tidak mengalami perubahan. 

“Pelaksanaan event secara berkelanjutan dan diwaktu yang sama tiap tahunnya, waktunya jika dilaksanakan pada Juli maka tidak boleh bergeser di bulan itu. Karena jika telah ditetapkan tugas kementerian hanya mempromosikan event tersebut,” tuturnya.

Lanjutnya, pihak Kemenpar tidak ingin saat wisatawan sudah antusias untuk mengunjungi event tersebut malah kecewa karena kegiatannya berubah baik waktu maupun tempat pelaksanaan. 

Baca Juga :  Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

“Kita harapkan kepada pemerintah kabupaten agar ini didorong ke pemerintah provinsi untuk segera dipromosikan ke tingkat kementerian untuk diusulkan sebagai kalender event. Ia juga berharap agar pelaksanaan BM setiap tahunnya harus ada perubahan yang signifikan. Misalnya dari segi aktivitas pelaksanaan event ada yang berubah atau tidak monoton, paling tidak ada inovasi yang dilakukan,” pesannya.

Ekspose ini juga turut dihadiri Kabid Pengembangan Pemasaran, Disbudpar Prov. Sulsel, Syamsuniar Malik, Kasie Event Bidang Pengembangan Pemasaran, Muhammad Yusran dan Perwakilan Slemmersindo, Andi Muhammad Ikhlas.

Andi Muhammad Ikhlas yg akrab disapa Iko ini memaparkan berbagai jenis kegiatan yang akan diselenggerakan pada event BM diantaranya Summer Camp, Liga Film, Panggung Seni, Pameran, Bincang Budaya, Demo (Tari Kolosal, Penganan, Kopi dan Kerajinan dari penduduk lokal dan Pemkab Gowa), Lomba Sepeda Gunung, Fun Run, Carnaval Budaya, Mobil Hias serta Lomba Vlog dan Lomba Foto.

“Pada tahun 2017 saat penyelenggaraan BM pertama kali jumlah pengunjung sekitar kurang lebih 20.000 orang, pada tahun kedua yakni 2018 meningkat menjadi kurang lebih 60.000 orang dan kami berharap pada tahun 2019 ini yang merupakan tahun ketiga pelaksanaan BM jumlah pengunjung dapat semakin meningkat tidak hanya dari pengunjung lokal saja tetapi juga dari luar Sulawesi bahkan mancanegara,” jelas Iko.

Event pariwisata Pemkab Gowa yang digelar oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Gowa ini akan menghadirkan artis ibukota diantaranya grup band GIGI dan Andmesh Kamaleng. 

ACP 

Loading

Comments

Baca Lainnya

Lapas Palopo Edukasi Warga Binaan Lewat Sosialisasi KUHP Baru

17 April 2026 - 18:47 WITA

Komitmen Tanpa Kompromi, Rutan Masamba Ikrar Bersih dari Narkoba dan Handphone

17 April 2026 - 12:43 WITA

Waspada El Nino, Kapolres Maros Serukan Siaga Kekeringan dan Kebakaran Hutan

15 April 2026 - 09:38 WITA

Kapolres Maros Dukung Gerakan Pangan, IKA PMII Siap Garap Lahan di Mallawa

14 April 2026 - 17:00 WITA

Rutan Masamba Diklaim Konsisten Razia, Aktivis Bantah Dugaan Pembiaran

14 April 2026 - 15:10 WITA

Trending di Daerah